Bantuan Pemda Kepada Korban Kebakaran Jangan Di Politisasi‎ ‎

10
926

Tambolaka — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya telah memberikan sejumlah bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran yang terjadi pada (4/9/2017) lalu di kampung Puu Komi Desa Bila Cenge Kecamatan Kodi Utara. ‎
‎‎
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten SBD, Yohanes Tende mengatakan bahwa perlu BPBD telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban seperti tenda jadi satu unit, walau akhirnya tenda tersebut diambil kembali karena tidak digunakan korban dengan alasan adat dan budaya di masyarakat kampung Puu Komi.‎

Selain itu BPBD juga telah menyalurkan bantuan lain berupa pakaian balita sebanyak enam paket, selimut 22 lembar dan 22 sarung, seragam SMA sebanyak 7 pasang, seragam SMP sebanyak 10 pasang dan 22 pasang seragam SD. 

Tak hanya itu, katanya BPBD juga rencananya akan memberikan bantuan 22 Unit terpal kepada para korban. “Memang bantuan terpal ini agak terlambat karena pasca kebakaran stok terpal di gudang kosong, sehingga terpal-terpal ini kami usahakan meminta bantuan ke pemerintah Pusat dan Provinsi akhirnya dikasi dan rencannya hari ini kami antar ke para korban,” ungkapnya.‎‎

Baca Juga :  Tjahjo Kumolo: Lakukan Deteksi Dini Terhadap Potensi Gangguan Ketentraman

Dia meminta agar bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah agar tidak di politisasi. “Saya perlu tegaskan bahwa bantuan yang di berikan itu tidak bermuatan politik, sehingga jika ada oknum yang mengatakan bantuan pemda itu bermuatan politik tidak benar. Ini murni bantuan kemanusiaan,” ungkapnya. 

Diakuinya bahwa ada informasi yang beredar jika pasca kebakaran hingga hari ini Bupati Markus Dairo Talu belum menyempatkan waktu untuk melihat secara langsung para korban, namun tentu dengan kehadiran pemerintah dalam hal ini SKPD sudah merupakan perpanjangan tangan dan menyatakan kehadiran Bupati.‎

“Banyak isu yang berkembang bahwa Bupati tidak pernah mengunjungi keluarga korban kebakaran. Memang itu benar, karena beliau akhir-akhir ini sibuk. Namanya juga Bupati tidak hanya urus satu hal saja kan, jadi kita harus maklumi, namun dengan kehadiran kami sebagai perpanjangan tangan Bupati, maka secara otomatis Bupati telah hadir,”tandasnya. (red)‎

Comments

comments