Bupati dan Pimpinan OPD Periksa Kesehatan Bersama

0
787

Tambolaka —- Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Markus Dairo Talu bersama dengan semua pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten SBD melakukan pemeriksaan kesehatan bersama secara gratis di RSUD Pratama Redambolo, Senin (13/5/2019) pagi.

Pembukaan pelayanan kesehatan khusus rawat jalan itu di mulai sejak 13 Mei 2019 hingga 31 Mei 2019. Dan pada tanggal 1 Juni mendatang akan di berlakukan pemeriksaan pasien menggunakan kartu BPJS dan KIS.

“Sejak peresmian 27 Januari kemarin, lalu kami di tunjuk sebagai PLT direkturnya tanggal 16 Maret. Nah dari tanggal 16 Maret sampai dengan saat ini, sudah banyak sekali yang kami persiapkan mulai dari Alat Kesehatan (Alkes), obat-obatan, standar Operasional prosedur, rekam medis, laboratorium itu semua sudah siap. Oleh karena itu kami menyampaikan kepada Bupati bahwa persiapan pelayanannya sudah siap, tetapi baru sebatas pelayanan rawat jalan. Maka pada hari ini kami melakukan pelayanan gratis,” tutur PLT Direktur dr. Elsy H.K. Luku Lewa.

Untuk rawat nginap, dr. Elsy mengaku RSUD Pratama Radabolo saat ini telah mempersiapkan 50 bed (Tempat tidur) khusus bagi pasien rawat jalan. Sambil menunggu persiapannya lebih lanjut, dilakukan rawat jalan sehingga mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Judi Sabung Ayam, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Pelayanan kesehatan per 1 Juni mendatang akan dilakukan pelayan kepada pasien yang menggunakan kartu BPJS, Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dan apabila masyarakat tidak memiliki BPJS maupun KIS, masyarakat harus mengurus surat-surat di Dinas Kesehatan sehingga masyarakat terus mendapatkan pelayanan gratis.

“Kami sudah berdiskusi dengan pihak BPJS dan mereka siap bekerja sama dengan kami, hanya belum ada waktu yang tepat untuk berdiskusi bersama dengan pak Bupati. Jika sudah ada penandatanganan kerja sama dengan pak Bupati maka akan di mulai pelayanan menggunakan Kartu BPJS dan KIS. Untuk masyarakat yang tidak menggunakan BPJS atau pengusaha swasta akan di sesuaikan dengan Perda yang berlaku,” jelasnya.

RSUD Pratama Radambolo saat ini menyediakan 4 orang dokter umum, dengan rincian 2 dokter bagian manajemen, dokter gigi 1 orang, dan dokter spesialis 4.

“Kami ada 4 orang dokter umum, satu dokter gigi, 2 dokter bagian manajemen dan 4 lainnya dokter spesialis di bidangnya masing-masing. Jadi untuk di Pratama sebenarnya sudah melebihi target. Karena kalau hanya di Pratama saja sebenarnya kami mempunyai 2 dokter umum dan 1 dokter gigi. Tetapi dengan adanya dokter spesialis ini, memungkinkan RSUD ini akan naik tingkat ke tipe D. Karena SDM, Alkes dan gedung sudah memenuhi syarat untuk naik tipe,” jelasnya.

Baca Juga :  DPD Saya Indonesia Kibarkan Bendera Merah Putih ‎72 Meter ‎

dr. Elsy mengaku khusus untuk alat USG, RSUD Pratama Radambolo memiliki alat berukuran 4 dimensi. Selain alat USG ada pula alat EKG untuk memeriksa jantung.

“Alatnya udah lengkap dan canggih. Contoh seperti alat USG kami sudah punya yang berukuran 4 dimensi, sehingga nanti ibu hamil ingin memeriksa kandungannya itu sudah kelihatan wajah bayinya. Juga kita punya alat EKG untuk memeriksa jantung. Jadi dari Alkesnya saja sudah melebihi standar,” tuturnya. (alf/qi)

Comments

comments