Deklarasi STBM Percepat Perilaku Masyarakat Hidup Sehat

0
493

Tambolaka — Desa Lolo Ole, mendeklarasikan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kegiatan itu berlangsung di Desa Lolo Ole, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Selasa (18/12/2018.

Lima pilar STBM itu diantaranya, pertama, stop buang air besar disembarang tempat, kedua cuci tangan pakai sabun dan dengan air yang mengalir, ketiga pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga yang aman, keempat, pengamanan sampah rumah tangga, kelima, pengamanan limbah cair rumah tangga.

Sekretaris Camat Wewewa Barat, Gidion Napu menjelaskan maksud dari kegiatan tersebut adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga masyarakat dalam mengelola program pembangunan khususnya pemberdayaan masyarakat terutama dibidang kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kegiatan itu adalah sebagai motivasi untuk mendorong pemahaman masyarakat tentang kebutuhan hidup bersih, perilaku higenis dan sanitasi yang sehat, terkait dengan lima pilar STBM,” katanya.

Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu mengemukakan kinerja Pokja STBM desa/kelurahan sebagai pos terdepan dalam pelaksanaan program STBM terus di tingkatkan. Selain itu, menurutnya ini bagian untuk mendorong, membina dan menciptakan masyarakat desa/kelurahan agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain disekitarnya,” jelas MDT.

Baca Juga :  Kepsek Diduga Tilep Sejumlah Uang Pungutan Siswa

Bupati yang akrab di sapa MDT mengatakan perlu ada ketegasan kepada semua pihak, instansi atau lembaga yang bernaung di bawah wadah POKJA AMPL Kabupaten SBD agar segera melakukan konsolidasi, koordinasi dalam proses percepatan dan integrasi perencanaan kegiatan dan anggaran yang sesuai dengan kaidah STBM.

“Kegiatan ini harus di sertai dengan pengembangan mekanisme kolaborasi secara sinergis dan sistematis melalui, perencanaan kegiatan dan anggaran dari masing-masing OPD/lembaga yang responsif dan tanggap kebutuhan sesuai dengan prinsip STBM. Pentingnya koordinasi, monitoring, evaluasi, pelatihan, pemicuan, promosi, verifikasi, deklarasi serta evaluasi pasca deklarasi secara berkala dan berjenjang,” katanya.

Menurut MDT, saat ini 5 Pilar program STBM merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemitraan masyarakat dengan Pemerintah. Sehingga di pandang perlu OPD yang tergabung dalam POKJA AMPL Kecamatan serius mengintegrasikan perencanaan, penganggaran dan pemantauan STBM serta mengimplementasikan STBM di wilayah Kecamatan dan desa di SBD.

“Saya minta Dinas Kesehatan segera mempercepat agar semua desa segera melaksanakan deklarasi STBM, sehingga pergerakan hidup bersih di masyarakat dan perubahan perilaku bisa terjadi,” imbau MDT. (alf/qi)

Baca Juga :  Dandim 1604/Kupang Kunjungi Oepoli

Comments

comments