Desa Lidor Harus Segera Keluar dari Status Desa Tertinggal

0
209

Untuk mengubah Desa Lidor untuk keluar dari status desa tertinggal, pemerintah desa setempat terus melakukan berbagai program, termasuk bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Rote Ndao, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membangun rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Sinergi ini sudah menghasilkan puluhan rumah layak huni, sehingga semoga setelah ada kepala desa definitif, Desa Lidor sudah bisa keluar dari status desa tertinggal.

Demikian dikatakan Plt Kepala Desa Lidor Kecamatan Rote Barat Laut, Bernardus Arnoldus Filli, Selasa (25/02/2020) di GOR.

” Saya baru satu tahun lebih di Desa Lidor Kalau bicara soal inovasi daerah itu memang daerah-daerah pertanian mayoritas sumber pendapatan ekonomi mereka tumbuh di danau untuk siram-siram, sawah dan panjat pohon lontar itu saja ekonomi masyarakat. Kalau bicara dari sisi ekonomi otomatis perhatian kita harus terarah juga penataan sistem-sistem pelayanan selama ini yang tersendat-sendat taruhlah kita mereformasi segala link, ‘katanya.

Menurutnya, kalau bicara soal daerah Lidor memang kemarin tahun 2019

Baca Juga :  Bupati SBD Lantik 122 Pejabat

“Kita sudah bangun 10 rumah layak huni dari dana desa terus di tahun yang sama juga kita dapat bantuan dari pertim dari APBD 20 unit rumah termasuk PUPR terus kemudian dari PUPR NTT tahun 2020 bulan Maret akan di bangun lagi 24 unit rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu, dan juga dengan dana desa tahun 2020 kita bangun lima unit rumah terus kita rehab ada 20 rumah jadi saya hitung-hitung jumlahnya sudah cukup besar,” tegasnya.

Ia menjelaskan, terkait dengan APBDES tahun 2020 untuk Desa Lidor kita konsentrasi ke air pipanisasi untuk mengairi kebutuhan air minum warga itu yang kita prioritaskan kesana karena memang itu sangat penting berhubung dengan kebutuhan lebih mendasar jadi selain rumah-rumah kita juga pengadaan batu karang untuk pagar lahan pertanian terus kemudian kita pengembangan balai desa kita kemarin itu sudah bangun tapi belum di plester belum di plafon belum dikasih lantai jadi tahun ini pengembangan kita melanjutkan itu ada beberapa item lagi termasuk dengan sarana prasarana jalan ada deker-deker yang rusak kita bangun

Baca Juga :  Kunjungi Perbatasan, Danrem Tegaskan Empat Hal

“Jadi memang kalau untuk Desa Lidor itu memang mau dibilang sudah ada sedikit perubahan Balai Desanya yang kemarin ada tapi rusak setelah saya pimpin sudah buat baru jadi yang lamanya kita tidak pakai lagi tapi tidak di tempat yang sama karena tempat yang lama beratnya agak sedikit kesebelah jadi masih ada keluarga yang harus jalan panjang akhirnya kita cari tempat yang pas tengah kita posisi wilayah daerah itu kan panjang kita dapat hibah dari warga untuk dibangun balai desa,” ujarnya.

Untuk Lidor memang semakin berkembang. Desa Lidor kecamatan Rote Barat Laut mempunyai jumlah penduduk 1121 dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 232 dengan Alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD sedangkan dana Desa itu sumbernya dari APBN jadi ADD sebesar 496 juta kalau Dana Desa (DD) 1,2 miliar lebih (Lya)

Comments

comments