Dishub Beri Penghargaan Kepada Juru AKUT

0
262

Tambolaka – Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Barat Daya melaksanakan kegiatan Pemilihan dan Pemberian Penghargaan Sopir/Juru Mudi/Awak Kendaraan Angkutan Umum Teladan (AKUT)/ABDI Yasa Teladan tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya tahun 2019 yang di selenggarakan di Hall Hotel Sumba Sejahtera sejak 27-28 Juni 2019.

Kegiatan itu melibatkan narasumber dari Sekretaris Dinas Perhubungan SBD, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumba Barat, Kepala PT. Asuransi Jasa Raharja wilayah SBD, dan Kasie keselamatan pada bidang sarana dan prasarana Dinas Perhubungan SBD.

Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan Putra Bagus Adi Nugroho mengatakan, maksud di adakan kegiatan tersebut untuk mendudukkan insan pengemudi angkutan umum sejajar dengan insan pembangunan lainnya dengan cara meningkatkan motivasi melalui kegiatan penyuluhan dan penghargaan tentang profesinya.

“Dengan diberlakukannya UU No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan penyelenggaraan kegiatan penyuluhan ini dimaksudkan untuk membangun dan mewujudkan budaya keamanan dan keselataman lalu lintas jalan sebagai wujud aktualisasi dari UU tersebut,” katanya.

Menurutnya adapun tujuan dilakukan kegiatan tersebut adalah meningkatkan kesadaran pengemudi akan pentingnya keselatamatan diri, penumpang dan pemakai jalan lainnya.

Baca Juga :  Bupati dan Pimpinan OPD Periksa Kesehatan Bersama

“Kita berharap dapat merubah sikap dan perilaku pengemudi menjadi lebih di siplin serta bertanggungjawab sekaligus menyiapkan pengemudi angkutan penumpang,” tuturnya.

Bupati Sumba Barat Daya yang diwakili Plt. Sekretaris Daerah Fransiskus M. Adilalo mengatakan kegiatan ini merupakan upaya sadar dan teratur yang secara rutin dilakukan oleh Pemerintah Daerah setiap tahunnya guna mewujudkan rasa tanggungjawab serta meningkatkat pemahaan etik dikalangan sopir sehingga senantiasa mendekatkan kenyamanan bagi penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

“Kegiatan juga sebagai bentuk pemerintah daerah kepada pengemudi angkutan umum yang telah patuh dan menjadi teladan di jalanan untuk memastikan keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya,” katanya.

Menurut Fransiskus terwujud kondisi nyaman dan selamat berlalu lintas adalah harapan masyarakat pengguna jasa layanan, dimana kepuasan layanan yang dirasakan oleh masyarakat setidaknya merupakan cerminan diri seorang sopir yang baik, yang paham, sopan dalam berlalu lintas.

“Kita menyadari bahwa peran para sopir dalam mendukung terselenggaranya pelaksanaan pembangunan, teristimewa dalam hal distribusi orang dan barang dari satu tempat ke tempat lain. Akan tetapi kita juga memiliki catatan data dan fakta bahwa masih saja terjadi kecelakaan yang tidak terlepas dari kontribusi sopir yang lalai, ugal-ugalan, berkendara dalam posisi mabok, dan juga rendahnya pemahaman sopir akan aturan lalu lintas yang akan berakibat timbulnya korban jiwa dan kerugian material dalam suatu kecelakaan berlalu lintas,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten SBD Lantik PAW Dari Partai NasDem

Fransiskus M. Adilalo berharap kegiatan ini dapat menciptakan sopir-sopir angkutan umum yang paham dan berkontribusi menjaga keselamatan penumpang bukan semata-mata mengejar keuntungan pendapatan sehari-hari.

“Kegiatan penyuluhan dan pemilihan sopir teladan kiranya dapat dipahami sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran, kebanggaan, serta motivasi bagi saudara-saudara para pengemudi untuk dapat menjalankan profesi secara baik dan bertanggungjawab dalam memberikan layanan jasa angkutan demi terwujudnya keselatama orang dan barang saat beraktivitas lalu lintas,” harapnya. (alf)

Comments

comments