Ini Capaian Yang Dicapai MDT-DT Selama 5 Tahun Pimpin SBD

0
1398

Tambolaka — Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT Markus Dairo Talu, SH pimpin upacara HUT RI ke 74 di lapangan Galatama, Tambolaka, Sabtu (17/8/2019) pagi.

Dalam sambutannya, Bupati MDT mengatakan berkat dukungan semua pihak, Kabupaten Sumba Barat Daya telah menunjukkan kemajuan pembangunan di segala sektor. Ia mengaku, dalam perjalanan masih banyak upaya dan perbaikan yang harus dilakukan untuk mewujudkan segala aspek pembangunan daerah.

“SBD butuh komitmen yang kuat guna bekerja zecara profesional dan sungguh-sungguh. Saya meyakini bahwa kita memiliki harapan untuk dapat meningkatkan kualitas berbagai sektor pembangunan daerah di SBD,” akunya.

Berkaitan dengan hal itu, MDT membeberkan beberapa point pencapaian selama 5 tahun memimpin Kabupaten Sumba Barat Daya. Pertama adalah pembangunan di sektor kesehatan. Menurutnya, Pemda SBD telah berupaya melakukan berbagai kebijakan di bidang kesehatan.

“Di bidang kesehatan kita telah melakukan pemenuhan tenaga kesehatan di setiap jenjang pelayanan kesehatan, pemenuhan sarana prasarana seperti puskesmas dengan fasilitas rawat inap, pemenuhan kebutuhan alat kesehatan hingga ambulance, dan sampai saat ini SBD telah memiliki 16 unit puskesmas dengan dilengkapi fasilitas yang memadai. Selain puskesmas, SBD kini telah memiliki RSUD Pratama Reda Bolo,” jelasnya.

Baca Juga :  10 Kapal Nelayan di Pantai Katewel Hancur Diterjang Gelombang Pasang

Kedua adalah pembangunan infrastruktur jalan. Di masa kepemimpinan MDT – DT, Kabupaten SBD telah mencapai jalan sepanjang 642 kilometer terdiri dari hotmix sepanjang 138 kilometer, jalan perkerasan lapen sepanjang 363 kilometer dan jalan perkerasan sirtu sepanjang 141 kilometer.

Ketiga adalah sektor pajak. MDT mengaku Pemda SBD terus menggalakkan sosialisasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat membayar pajak bumi dan bangunan demi kepentingan pembangunan negara dan daerah.

“Sampai tanggal 13 Agustus 2019 terdata 20 desa dari 8 Kecamatan yang telah membayar PBB 100 persen,” ungkapnya.

Ke empat di sektor pertanian, Pemda SBD telah membagi Alsintan kepada kelompok-kelompok tani berupa traktor besar sebanyak 27 unit, traktor roda 2 sebanayak 469 unit dan alat tanam padi sebanyak 22 unit. Disamping itu juga, tambah MDT, Pemerintah Daerah telah membangun 2 bendungan besar dan 17.540 meter irigasi yang mengairi lahan seluas 1.033 hektar.

Kelima adalah tapal batas. MDT mengatakan Pemda SBD telah berupaya menyelesaikan tapal batas antara Kabupaten Sumba Barat dengan Kabupaten Sumba Barat Daya pada sub segmen selatan pada Desa Karang Indah yang sejak tahun 2012 belum ada penyelesaian tapal batas.

Baca Juga :  Kodim 1604/Kupang Jalin Silaturahmi dengan Insan Pers Melalui Afternoon Tea

“Kesempatan ini saya juga ucapakan terima kasih kepada bapak Gubernur karena telah senantiasa hadir dalam pengambilan sumpah adat dan menetapkan Desa Karang Indah tetap menjadi bagian dari Sumba Barat Daya pada 20 Juni 2019 yang lalu,” katanya.

Ke enam adalah bagian pertahanan. Sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah pusat di sektor pertahanan, Pemda SBD telah menghibahkan sebidang tanah seluas kurang lebih 5 hektar kepada TNI untuk membangun gedung Makodim Sumba Barat Daya. Dan saat ini, katanya telah selesai di bangun gedung Makodim yang dalam waktu dekat akan di resmikan.

Di akhir sambutannya, Bupati MDT mengaku di akhir masa Jabatannya bersama dengan Ndara Tanggu Kaha sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, dirinya akan menyelesaikan seluruh tugas yang belum terselesaikan.

“Perlu di ketahui sekarang saya bersama pak Wakil Bupati berkantor di Rumah Jabatan masing-masing karena saat ini kantor Bupati sedang di renovasi. Kami bersepakat di akhir masa Jabatan ini kami ingin memberikan yang terbaik bagi Sumba Barat Daya,” pinta MDT. (alf)

Baca Juga :  Bupati Dan Wabup SBD Berkantor Di Rujab

Comments

comments