Jenasah PMI Terus Berdatangan, Pemprov NTT “Pasrah”

0
47

KIBLATNTT.COM, OELAMASI — Jenasah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berdatangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) ‘pasrah’ menerimanya untuk dimakamkan. Pemprov NTT Terus berupaya untuk tidak lagi mengirim PMI non terampil, dan terus menekan pengiriman PMI illegal.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan hal ii kepada awak media usai mengikuti kegiatan deklarasi Desa Bolok sebagai desa cendana, Selasa (26/11/2019).

Menurutnya, PMI ilegal asal NTT yang pulang sebagai jenazah selama ini merupakan akar dari lemahnya pengawasan yang ada sebelum dirinya menjabat sebagai Gubernur NTT pada September 2018 lalu.

Viktor sendiri mengaku tidak dapat berbuat apa-apa dengan PMI ilegal asal NTT yang sudah berada di Malaysia selama ini. Ia mengaku dalam pemerintahannya, dirinya hanya menerima jasad PMI ilegal bila dipulangkan dan melakukan pemakaman.

“Inikan akibat dikirim dari kemarin-kemarin yang ilegal. Jadi kalau meninggal di sana dan dikirim kambali, ya kita siap makamkan saja, karena tidak bisa kita buat apa-apa lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati SBD Lantik 122 Pejabat

Viktor menegaskan, dalam pemerintahannya saat ini ia fokus pada pencegahan bertambahnya PMI ilegal ke luar negeri tanpa melalui prosedur. Selain itu, menurutnya, PMI yang ke luar negeri melalui prosedur resmi akan lebih mudah dipantau pemerintah.

“Jadi sekarang kita data dengan baik, dikirim kemana, bisa dipantau dan kita tahu mereka bergerak kemana,” ungkapnya.

Viktor menambahkan, ia tidak dapat berbuat banyak dengan keberadaan PMI ilegal yang sampai saat ini masih berada di luar negeri. Ia juga mengaku tidak dapat mengetahui secara jelas nasib dari para PMI ilegal asal NTT di luar negeri.

“Sekarang kita tidak tahu jadi kita tunggu saja, yang hidup makmur syukur, yang meninggal ya makamkan, “tukasnya.

Ia menyebut, sikapnya ini berangkat dari berbagai upaya yang sudah dilakukan termasuk penertiban yang selama ini dilakukan pihak keamanan Malaysia sendiri terhadap PMI ilegal asal NTT namun kondisi tersebut masih terjadi.

“Kita mau bagaimana lagi, polisi Malaysia saja tidak dapat, malah mereka (PMI ilegal) kabur,” tandasnya.(ara)

Baca Juga :  Pembentukan DOB Amfoang Belum Pasti

Comments

comments