Kades Pada Eweta Dinilai Tidak Prosedural Memberhentikan Aparat Desa ‎

0
7880

Tambolaka — Kepala Desa Pada Eweta, Kecamatan Wewewa Timur, SBD, Soleman Wunda di duga telah memberhentikan aparat desa dan Sekretaris BPD tidak sesuai mekanisme. ‎

Sekretaris BPD Desa Pada Eweta, Lukas Bulu Dangu yang diberhentikan sepihak kepada media ini, Selasa (12/9/2017) di Tambolaka proses pemberhentian terhadap dirinya sangat tidak Prosedural, karena jabatan BPD adalah jabatan mitra sehingga yang punya hak untuk memberhentikan adalah Bupati atas usul dari Desa. ‎

“Kami tidak sekolah ya, tetapi sesuai yang kami tahu bahwa BPD dilantik sesuai dengan SK Bupati, dan Bupati pula yang berhak memberhentikan seorang BPD. Itu pun Bupati tidak bisa memberhentikan BPD jika tidak ada usalan dari desa dan BPD,” ungkapnya.

Selain Sekretaris BPD, Kepala Dusun 3, Longginus Bulu Dadongo dan Yohanis Lede Seingo, Kepala Seksi Pemerintahan Desa juga diberhentikan oleh Kades tanpa alasan yang jelas dan tidak prosedural.‎

“Kami diberhentikan tanpa adanya SK, hanya bermodalkan dengan surat pemberhentian yang tidak di ketahui oleh Camat dan Ketua BPD. Dan juga ketika pemberhentian, Kadus dan Sekretaris BPD tidak di undang dalam rapat pemberhentian,” ungkap Kepala Seksi Pemerintahan Desa, Selasa (12/9) sore di Tambolaka.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Komit Wujudkan Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Super Premium

Mereka berharap agar Kades menarik kembali surat pemberhentian itu untuk di tinjau kembali sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,” ungkap‎ Longginus Bulu Dadongo diiyakan Yohanis Lede Seingo. 

Kepala Desa Pada Eweta, Soleman Wunda ketika di konfirmasi via telepon menjelaskan bahwa pemberhentian tersebut telah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. “Itu sudah sesuai dengan aturan yang ada,” katanya. ‎

Dikatakannya, Kepala Desa memiliki hak untuk melantik dan memberhentikan aparat desa dan BPD. “Diberhentikan karena kinerjanya tidak baik. Dan pemberhentian itu sudah sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya. ‎

Kepala DPMD SBD Aleks S. kodi mengaku proses pemberhentian Sekretaris BPD oleh seorang Kades adalah keliru, karena Kades tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan BPD. “Bupati pun tidak sewenang-wenang untuk memberhentikan BPD, kecuali ada usulan dari desa dengan alasan yang jelas. Sehingga sangat keliru kalau Kades memberhentikan sekretaris BPD,” tandasnya. (red)‎

Comments

comments