Kasus DBD di Sikka Mulai Menurun

0
54

Angka kasus Demam berdarah Dengue (DBD ) di Kabupaten Sikkan sudah mulai menurun karena adanya bantuan tim dokter yang diturunkan ke Sikka dan kegiatan kerja bakti yang digencarkan pemerintah Kabupaten Sikka.

Demikian dikatakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Adreanus Nae Soi, Selasa (17/3/2020) di Aula Kantor Kementerian Hukum dan HAM NTT. Ia mengatakan ada anggaran juga dari pemerintah propinsi dan Pemerintah daerah supaya bisa bantu ke Maumere jadi tidak hanya Maumere tapi seluruh Kabupaten.

“kita minta kepada bupati-bupati supaya tidak hanya virus Corona, DBD, sakit kemiskinan, stanting itupun juga kita harus memperhatikan. Jangan hanya virus Corona saja yang kita perhatikan tetapi penyakit-penyakit lain yang di dalam masyarakat kita harus perhatikan, “katanya.

Menurutnya, DBD yang harus kita perhatikan benar-benar, kita genjot, bukan virus Corona.

“Kalau virus Corona ya kita waspada. tetapi DBD yang harus kita perangi benar-benar DBD, dan sampah. Masyarakat juga saya minta masyarakat NTT sampah ini istilah saya membenci dan mencintai. Kalau kita mencintai sampah berarti kita pungut sampah taruh di tempatnya penyakit tidak mungkin datang.tapi kalau kita membenci sampah kita buang sembarang sampah akan di tulari penyakit terus penyakit akan masuk ke diri kita, “tegasnya. (lya)

Baca Juga :  Masih ada Ego Sektoral di Tubuh ASN SBD

Comments

comments