Masih ada Ego Sektoral di Tubuh ASN SBD

0
2038

KIBLATNTT.COM, TAMBOLAKA — Masih ada ego sektoral dalam tubuh Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), sehingga harus bisa dikelola dengan baik untuk bisa saling mendukung membangun SBD menjadi lebih baik dalam pemerintahan lima tahun ke depan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) SBD periode 2014-2019, Drs. Ndara Tanggu Naha dalam sambutannya saat acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati SBD periode 2014-2019, Markus Dairo Talu, SH kepada Bupati SBD periode 2019-2024, dr. Kornelis Kodi Mete, yang berlangsung di Kantor Bupati sementara SBD, Jumat (20/9/2019).

Mantan Wabup, Ndara Tanggu Kaha mengatakan di tubuh ASN SBD masih terkandung ego sektoral, sehingga semua proses pekerjaan yang dilakukan berjalan di tempat. Dirinya pun meminta kepada Bupati SBD, dr. Kornelis Kodi Mete untuk mengarahkan ASN SBD agar bekerja profesional sesuai dengan tupoksinya, agat semua pekerjaan yang belum sempat dituntaskan oleh pimpinan sebelumnya dapat terselesaikan.

“Dari masa ke masa kita tidak bisa hindari prosesi penyerahan jabatan dari pimpinan lama ke pimpinan baru dan itu wajib. Namun perlu saya sampaikan kepada bupati, bahwa di tubuh ASN masih terkandung ego sektoral yang mempengaruhi terlambatnya proses pekerjaan. Saya minta pak bupati arahkan mereka keluar dari zona mereka agar terlihat kualitas mereka bekerja sehingga pekerjaan yang belum kami (MDT-DT, red) selesaikan kemarin boleh diselesaikan,” pintanya.

Baca Juga :  Peringati Harhubnas 2019, Syahbandar Weekelo Bersihkan Pantai Weekolo

Mantan Wabup ini mengakui, dimasa kepemimpinannya bersama Bupati Markus Dairo Talu, SH masih banyak pekerjaan rumah yang belum dituntaskan, salah satunya mengeluarkan masyarakat SBD dari garis kemiskinan. “Ini tidak gampang, dan harus menjadi perhatian serius pemerintah nantinya,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati SBD dr. Kornelis Kodi Mete mengucapkan terima kasih atas masukan yang telah diberikan pimpinan sebelumnya untuk dapat diperhatikan bersama sehingga perlu adanya sinergitas semua OPD termasuk elemen masyarakat untuk menyukseskan program tujuh jembatan emas.

“Sertijab hari ini menjadi momen terbaik untuk membangun SBD lima tahun kedepannya. Banyak referensi yang telah bapak mantan wakil bupati sampaikan, dan itu akan menjadi perhatian kita bersama. Musuh kita adalah kemiskinan, kebodohan dan kejahatan. Apa yang sudah dikerjakan pemimpin sebelumnya akan menjadi dasar. Yang baik kita tingkatkan dan yang buruk kita benahi,” tegasnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan, Samuel D. Pakereng, SH pada kesempatan tersebut berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati SBD agar terus melakukan pembangunan yang sudah berjalan disektor infrastuktur dan Pariwisata.

Baca Juga :  Hadiri Panen Raya Padi, Bupati MDT Serahkan Bantuan Alsintan‎

“Tingkatkan sinergitas baik ditingkat pusat maupun daerah, agar apa yang dicita-citakan bersama boleh tercapai. Harus ada saling mendukung untuk suksesnya program pembangunan seperti pariwisata sebagai prime mover pembangunan ekonomi masyarakat, revolusi hijau, NTT bebas sampah, moratorium tambang, moratorium pengiriman TKI, dan pencegahan masalah stunting,” pintanya.(alf/E3)

Comments

comments