Menyedihkan, Nenek Paru Baya Tinggal Sebatang Kara Di Gubuk Reot

0
17272

Tambolaka — Kehidupan memang butuh perjuangan, namun apa daya bagi seorang nenek paru baya yang hidup sebatang kara tanpa siapa-siapa.

Kehidupan yang dialami nenek ini sungguh memiluhkan dan menyayat hati, bagaimana tidak, hidup sebatang kara di sebuah gubuk reot yang tak pantas bagi seorang manusia, namun dengan menikmatinya nenek ini mampu melaluinya.

Seorang diri mengarungi hidupnya disebuah gubuk reot di dusun Panete Desa Tana Mete Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya, tak pernah mengeluh kepada siapa pun.

Tinggal disebuah gubuk yang hanya beratapkan bekas kulit semen, karung dan tumpukan daun kelapa ala kadarnya dengan kondisi tempat tidur nenek ini hanya terbuat dari selembar papan dan beberapa batang bambu tanpa beralaskan tikar.

Sungguh memprihatinkan memang. besar harapan kepada semua pihak khusus pemerintah desa dan Kabupaten setempat untuk bisa turut mengambil bagian membantu nenek ini membuat sebuah rumah yang layak untuk dihuni.

Postingan Yadi Beleko

Informasi ini dihimpun berdasarkan postingan akun Facebook yang bernama Yadi Beleko yang di postingnya beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :  Festival sandelwood 1001 kuda sebagai branding pariwisata sumba

“Mungkinkah di antra kita ada yang peduli dgn nenek ini.. Hidup sebatang kara.. Dia hidup sendiri di gubuk ini.. Anak laki laki nya sudah meninggal karna bom ikan dua tahun yang lalu.. Jika ada di antara kitaa yang peduli.. Silahkan mengunjungi nenek ini di dusun paneta.. Desa tana mete kec. Kodi balaghar. Sbd,” demikian kalimat dalam postingan itu.

Komentar nitizen

Mari tangan-tangan dermawan, bisakah membantu nenek ini keluar dari kemelut hidupnya yang hanya ingin merasa sedikit bahagia dimasa tuanya. (red)

Comments

comments