Nasib Pelabuhan Waikelo Terkatung-katung

0
3625

Tambolaka — Nasib pelabuhan Waikelo kini masih terkatung-katung, pasalnya janji pihak terkait untuk melakukan perbaikan kerusakan pelabuhan penyeberangan Waikelo yang mengalami kerusakan hebat saat dihantam gelombang pada 23 Desember 2016 lalu belum sepenuhnya direalisasikan.

Bagaimana tidak, walau sudah satu tahun mengalami kerusakan disejumlah item pekerjaan, namun baru hanya dua item yang dilakukan perbaikan.

Dua item yang sudah usai dilakukan perbaikan adalah catwalk jalan untuk pengikat tali kapal dan tiang penyangga jalan. Sementara item lain yang saat itu turut rusak seperti rumah mesin, besi penahan random yang terlepas, salah satu sisi besi penahan sandaran kapal yang juga ikut terhanyut gelombang belum dilakukan perbaikan.

Pantauan media ini, Kamis (28/12/2017) di lokasi dermaga Waikelo, tampak rumah mesin makin tak terurus, pintu rumah mesin sudah tidak ada. Tampak pula pipa pagar jalan dermaga pun sudah karatan dan rusak parah, bahkan ada yang sudah terlepas.

Tak hanya itu, jalan utama dermaga pun tampak sudah terkelupas dan mengalami kerusakan parah, dan juga ada item lain yang sudah rusak, padahal dermaga tersebut sudah dua kali mengalami kerusakan dan dilakukan perbaikan, namun sayangnya kondisi dermaga tersebut seperti tidak terurus.

Baca Juga :  BPJamsostek Cabang Sikka Sosialisasi Kepada Pegawai Non ASN Disnakertrans

Salah satu warga yang ditemui dilokasi dermaga Waikelo yang enggan publikasikan namanya berharap beberapa item pekerjaan yang rusak itu bisa segerah dilakukan perbaikan.

“saya kira dermaga ini perlu ada perawatan, karena kasihan anggaran puluhan miliyar tapi kemudian kondisinya seperti memprihatinkan sekali,” cetusnya.

Untuk diketahui pada 23 Desember 2016 malam, dermaga Waikelo ambrol akibat dihantam gelombang. Padahal lima bulan sebelumnya dermaga tersebut baru usai diperbaiki lantaran mengalami kerusakan dengan kucuran dana APBN sebesar Rp 15 miliyar.

Sebelumnya diberitakan koran harian Timor Express edisi Januari 2017, kepala dinas perhubungan SBD, Daud Taka mengatakan ambrolnya pelabuhan penyeberangan Waikelo diakibatkan karena gelombang pasang pada tanggal 23 Desember 2016 malam.

“Betul, akibat gelombang besar pelabuhan Waikelo yang beberapa bulan lalu baru usai diperbaiki rusak lagi. Dan persoalan ini sudah resmi kami laporkan ke Pemerintah Provinsi, tinggal menunggu tim pengkaji turun untuk melihat kondisi dermaga,” ungkapnya.

Sementara pihak rekanan, Melkianus Lubalu mengatakan rusaknya pelabuhan penyeberangan diakibatkan karena dihantam gelombang besar. “Kita tidak bisa pungkiri dengan kondisi alam. Dan yang rusak itu bukan dermaganya tetapi pelabuhan penyeberangan yang kena gelombang catwalk jalannya yang untuk orang ikat tali kapal,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPD Saya Indonesia Kibarkan Bendera Merah Putih ‎72 Meter ‎

Dia pun berjanji nanti setelah tiba di SBD dia akan turun melihat langsung kondisi kerusakan pelabuhannya dan jika memungkinkan akan dilakukan perbaikan menggunakan anggaran sendiri.

“Memang saya belum lihat langsung kerusakannya karena saya masih di luar daerah. Tapi nanti kami lihat akan kami perbaiki pakai anggaran sendiri, karena bagaimana pun saya anak daerah jadi akan berbuat yang terbaik bagi daerah saya,” cetusnya. (timex/r1/red)

Comments

comments