Ratu Wulla Tinjau Kesiapan RSUD Rujukan Pandemi Covid-19

0
584

Kiblatntt.Com, Waingapu – Dalam kapasitasnya sebagai Tim Pengawas (Timwas) DPR RI, Legislator Nasdem Ratu Ngadu Bonu Wulla, ST memantau kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha sebagai rumah sakit rujukan pandemi Covid-19 di daratan Sumba, Kamis 23 April 2020.

Ratu Ng. B. Wulla, ST Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem yang di pilih mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur berdasarkan Surat Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia No : 6/DPR RI/II/2019-2020 tentang Pembentukan Tim Pengawas Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terhadap pelaksanaan penanganan bencana.

Ratu Wulla yang juga Anggota Komisi IX DPR RI ini menggelar pertemuan dengan Bupati Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijora, M. Si, dan Direktur RSUD Umbu Rara Meha Sumba Timur, dr. Lely Harakai serta beberapa SKPD terkait dan tim gugus Covid–19 Kabupaten Sumba Timur.

“Sebagai Rumah Sakit Rujukan Pandemi Covid-19, saya selaku Tim Pengawas DPR RI melakukan kunjungan ini untuk mengetahui kesiapan Pemerintah Daerah dan manajemen RSUD Umbu Rara Meha dalam menghadapi pasien yang terinveksi Covid-19,” ujar Ratu.

Baca Juga :  Tenaga GGD Bukan Rancangan Pemerintah Daerah

Dalam dialog, Bupati Gidion mengatakan, RSUD Umbu Rara Meha sudah sangat siap untuk melakukan perawatan kepada pasien yang terpapar pandemi Covid-19. Selain kasus Covid-19, tambahnya, kasus lain seperti DB dan DD (Demam Berdarah dan Demam Dengue) tercatat sebanyak 100 orang penderita khusus di Kabupaten Sumba Timur.

“Meski demikian, masih banyak kebutuhan mendasar yang kurang dalam menangani pasien yang terpapar Covid-19. Kita masih butuh seperti ventilator untuk ruangan isolasi, alat pelindung diri (APD) Komplit dan alat Rapid Test,” ujar Bupati.

dr. Lely Harakai menjelaskan, sesuai hasil rapid test sudah ada 1 orang masyarakat Sumba Timur yang terindikasi, namun mendapat kesulitan ketika membutuhkan transportasi udara untuk melakukan test swab di Surabaya agar dapat dipastikan bahwa pasien tersebut benar positif Covid -19 atau negatif.

“Inilah kendala yang kami hadapi saat ini di Sumba Timur dan Kabupaten lain di daratan Sumba. Kami sangat mengharapkan perhatian dari Ibu Ratu Wulla untuk memperjuangkan keterbatasan kami di sini kepada pemerintah pusat untuk diperhatikan,” ujar direktur RSUD Umbu Rara Meha.

Baca Juga :  Tak Kenal Lelah, Kodim 1604/Kupang Terus Gencar Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Atas keluhan dan aspirasi itu, Ratu Wulla memberikan support kepada Pemerintah Daerah Sumba Timur dan direktur RSUD Umbu Rara Meha untuk tetap semangat sebagai gardah terdepan dalam menjalankan tugas kemanusian melawan pandemi Corona Virus.

Ratu Wulla meminta Pemerintah Daerah, membuat permohonan kebutuhan kelengkapan untuk pelayanan medis bagi pasien yang terinveksi Covid-19 untuk selanjutnya diperjuangkan di Kementerian Kesehatan RI untuk segera ditindaklanjuti.

“Saya mohon dukungan doa masyarakat daratan Sumba agar aspirasi tentang kekurangan fasilitas di RSUD Umbu Rara Meha dalam menangani Covid-19 bisa segera dijawab pemerintah pusat. Saya akan terus mendesak Kementrian Kesehatan untuk berikan perhatian khusus setelah dokumen permohonan saya terima,” sebut Ratu Wulla.

Usai melakukan dialog tersebut, Ratu Wulla melakukan kunjungan ke Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur untuk melihat secara langsung kesiapan Posko. Setelah itu, Ratu Wulla melakukan peninjauan di Rumah Karantina pasien terpapar Covid-19 di Puskesmas Kambaniru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.

Hari itu juga, Legislator Nasdem Ratu Wulla menerima berkas permohonan dari Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si. (Rolly/Al)

Baca Juga :  Kades Laga Lete Dilaporkan Ke Inspektorat

Comments

comments