Rugikan Peternak, Jerman Ajak Semua Pihak Minimalisir Penyebaran ASF

0
82

Masalah penyakit flu babi atau African Swine Fever (ASF) sudah mengancam dan merugikan banyak peternak babi di wilayah Kabupaten Kupang. Karenanya Wakil Bupati Kupang, Jeri Manafe alias Jerman meminta semua pihak mengambil peran untuk meminimalisir penyebaran virus ASF.

Jerman menyampaikan hal ini dalam rapat bersama yang dihadiri Dandim 1604/Kupang yang diwakili oleh Mayor Chb Maria Patricia dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Penyakit HOG CHOLERA dan Penyakit African Swine Fever (ASF) pada ternak babi yang bertempat di Aula kantor Wakil Bupati Kabupaten Kupang, Jumat (28/2/2020).

Turut hadir dalam rapat tersebut Plt Kadis Peternakan, Kasat Pol PP Ferri M, Kadis Lingkungan Hidup Paternus Vinci, Kasi Sp dan Pu Fredik E. Mangi, Kapolsek Kupang Timur Feriyanto, Dokter Hewan se-Kabupaten Kupang, Camat dan Kades se-Kabupaten kupang, Staf Peternakan Kab. Kupang, peternak babi berjumlah 83 orang.

Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe S.H, M.Th menyampaikan masalah ini saya kira masalah serius yang dimana merugikan banyak peternak yang ada di wilayah kita. Kita harus mencegah dan meminimalisir serta melokalisir hewan-hewan yang ada di kecamatan, apabila ada hewan yang terkena virus tersebut dengan segera mengambil tindakan-tindakan agar tidak terjangkit ke wilayah lainnya. Pembentukan satgas hari ini supaya eksen setiap mingu saya menerima laporan dari Kepala Dinas terkait, saya mau kita disini jangan cuma berbicara saja tapi harus dengan tindakan supaya dalam menanggulangi permasalahan yang sementara terjadi di daerah kita ini bisa terselesaikan, ucapnya.

Baca Juga :  Pemda SBD Harap Bank NTT Layani Masyarakat Dengan Baik

Adapun saran dari peternak Bapak Sius Hurin bahwa dengan adanya Virus yang terjadi di daerah kita, kami dari wilayah Camplong mengharapkan kepada bapak Wakil Bupati agar tegaskan terhadap para Camat dan Kepala Desa lalu lintas hewan terutama babi. Karena di wilayah kita Camplong adalah pasar hewan terbesar jangan sampai hewan yang terinfeksi dari wilayah lain menyebar di wilayah kami.

Saran dari Dokter hewan Dr. Murny kami sarankan agar dalam pengelolaan dana Desa pengadaan hewan di wilayah dalam hal ini (Babi) di kab. Kupang kalau bisa dirubah dengan hewan lain untuk mencegah virus yang sementara ini sedang menular. Langkah yang harus kita ambil 1. Pencegahan lalu lintas babi yang masuk di wilayah kami. 2. Pencegahan terhadap pemotongan babi dadakan yang belum ada pemeriksaan dinas terkait. (*/Lya)

Comments

comments