Setda SBD Terapkan Aplikasi Pengendalian Barang

1
22100

Tambolaka — Penerapan sistim berbasis aplikasi di Pemkab SBD sudah mulai nampak dipermukaan, pasalnya beberapa instansi di SBD telah menerapkan sistim kerja berbasis aplikasi seperti di Bagian Umum.

Aplikasi yang diterapkan oleh Bagian Umum SBD “Si Bil” berfungsi untuk mendata seluruh aset Pemkab SBD yang ada di kantor daerah sehingga dalam penggunaannya dapat di pertanggungjawabkan oleh yang menggunakannya.

Demikian dikatakan Kepala Rumah Tangga Bagian Umum Setda SBD, Crystian Bili Dangga ketika mensosialisasikan program berbasis aplikasi kepada ASN Setda SBD dihadiri Sekda Tony Umbu Zasa, Kepala Bagian Umum, Daud Gana di ruang rapat bagian umum, Senin (21/08/2017)

Crystian mengatakan, aplikasi Si Bil merupakan bagian dari proyek perubahan untuk Pemkab SBD yang ditemukannya dalam Diklat beberapa waktu yang lalu.

“Aplikasi ini merupakan bagian proyek perubahan untuk Pemkab SBD, yang saya temukan ketika Diklat kemarin, sehingga kedepannya dalam penerapan aplikasi tersebut dapat mendata seluruh aset yang ada dilingkup Pemkab SBD”, jelasnya.

Dikatannya, selama ini ada begitu banyak barang milik Pemda yang hilang, sehingga dengan adanya aplikasi ini dapat mengurangi kehilangan aset Pemda.

Baca Juga :  Tenaga GGD Bukan Rancangan Pemerintah Daerah

“Selama ini barang selalu hilang contohnya kursi, banyak yang pinjam kursi akhirnya tidak ada yang kembali. Nah, dengan adanya aplikasi ini, tentunya siapa pun yang akan meminjam barang harus mengisi formulir dan data-data itu nantinya akan dimasukkam kedalam aplikasi sehingga semua barang yang dipinjam dapat terekam dengan sendirinya”, ungkapnya.

Crystian berharap dalam penerapan aplikasi tersebut, semua pihak harus menaati peraturan yang ditetapkan.

Sekda SBD, Antonius Umbu Zaza mengapresiasi program kerja berbasis aplikasi tersebut dan ia meminta kedepannya harus dibicarakan dengan Kepala Aset sehingga dalam menjalankan aplikasi tersebut dapat sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Dikatakannya, penerapan aplikasi ini sudah bagus sehingga seluruh aset harus jelas posisinya.

“Saya dukung penerapan aplikasi ini sehingga seluruh aset Pemda jelas posisinya, dan juga saya ingatkan yang bukan merupakan aset kita tidak usah dipiara, jika setuju tinggal aplikasinya disesuaikan dengan aturan yang telah ada”, ungkapnya. (red)

Comments

comments