Tak Ada Damkar, Gudang Barang Berlantai Dua Di Rote Hangus Terbakar

8
1004

Ba’a — Gudang barang milik Haji Joni di kampung Bugis Jln. Kartini Ba’a Blok M Kelurahan Namodale Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao ludes dilahap si jago merah, Senin (15/1/2018) sekitar pukul.17 45 Wita.

Alhasil, tak ada satu pun barang yang diselamatkan pemilik, padahal gudang barang tersebut didalamnya berisikan ratusan unit sepeda dan barang dagangan lainnya. Hanyalah satu unit mobil yang dapat diselamatkan pemilik dibantu warga sekitar.

Haryanto salah satu saksi mata dilokasi kejadian kepada kiblatntt.com mengaku sekitar pukul 17.30 Wita terdengar suara teriakan kalau ada asap yang mengepul dari dalam gudang.

Dia bersama sejumlah warga sekitar berlari kearah gudang, sesampai disitu ternyata gudang tersebut tertutup dalam keadaan terkunci. Namun, tampak kumpalan asap hitam sudah mengepul diseantero gudang tersebut.

“karena kami teriak, kemudian gudang di buka oleh pemilik, pemilik tidak tahu apa-apa. Setelah dibuka kami berhasil mengevakuasi satu unit mobil dari dalam gudang. Sementara barang lain seperti ratusan sepeda dan barang jualan lain tak ada yang bisa diselamatkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tenaga GGD Bukan Rancangan Pemerintah Daerah

Menurutnya bahwa kobaran api sudah terjadi sekira dua jam lebih namun tak ada satu pun mobil pemadam kebakaran Pemda yang datang. Beruntung warga sekitar bergotong royong memadamkan api menggunakan air alakadarnya dan dibantu mobil tengki warga sekitar.

Warga lain, Randy Su’i mengaku jika saja ada mobil pemadam kebakaran yang siaga dan cepat memberikan pertolongan, maka tentu sejumlah barang jualan yang berada di gudang berlantai dua tersebut masih bisa terselamatkan.

“kami sangat menyesal ternyata kabupaten ini hanya mempunyai satu unit mobil pemadam kebakaran, itu pun mobil tidak bisa melayani sebab dalam keadaan rusak dan ini harus ada perhatian khusus dari Pemda,” pungkasnya.

Hingga berita ini dirilis sang pemilik gudang belum bisa memberikan komentar dan di perkirakan korban mengalami Kerugian Miliaran rupiah. (AL/red)

Comments

comments