BI Berkomitmen Mengembangkan UMKM Melalui Pendekatan Klaster

0
142

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Bank Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pendekatan klaster. Pendekatan ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang efisien dan berkelanjutan.

Demikian dikatakan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT), I Nyoman Ariawan Atmaja dalam sambutannya Selasa (17/12/2019) di Kantor BI NTT. Ia mengatakan hingga saat ini kami telah membina sepuluh klaster tematik.

“Klaster sapi binaan BI telah berhasil meningkatkan produksi tiap tahunnya dan mampu mengakses pasar antar daerah. Klaster kopi binaan BI di Kabupaten Ngada juga
berhasil meraih Juara I tingkat Nasional, untuk kategori kebun kopi
berproduksi tinggi dari Kementerian Pertanian, “katanya.

Menurutnya untuk mendukung visi Pemerintah Provinsi NTT untuk menjadikan pariwisata sebagai prime mover ekonomi kami telah
mengembangkan tiga desa
wisata yakni Kampung Wisata Melo, Kampung Adat Todo di Kabupaten Manggarai dan Desa Nita di Kabupaten Sikka.

“Kampung Wisata Melo diresmikan langsung oleh Deputi Gubernur Senior BI, Ibu Destry Damayanti dalam kunjungannya pada
bulan November 2019, “ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Tandatangani MoU Transaksi Non Tunai dengan Bank NTT

Ia menjelaskan dalam bingkai Masyarakat Ekonomi NTT bersama BULOG Divisi Regional
NTT dan Bank NTT mempelopori produksi beras lokal premium dengan branding “Molas Lembor” .

“Kami mengucapkan terimakasih atas perkenaan Gubernur NTT untuk melakukan launching tepat pada HUT NTT Ke-61 pada tanggal 20 Desember 2019 di Kabupaten Sumba Timur, “ujarnya.

Seiring perkembangan ekonomi digital yang semakin marak BI juga terus meningkatkan aksesbilitas UMKM menuju dunia digital melalui program On Boarding UMKM bekerjasama dengan beberapa e-commerce. Ke depan BI akan bekerjasama dengan pelaku start up di bidang digital farming,
pariwisata serta micro finance dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian, promosi pariwisata serta memperluas akses pembiayaan UMKM.(lya).

Comments

comments