Ekonomi NTT Tumbuh 3,87 Persen

0
42

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Ekonomi NTT triwulan III tahun 2019 bila dibandingkan dengan triwulan III tahun 2018 tumbuh positif sebesar 3,87 persen. Perkembangan ekonomi pada hampir seluruh kategori lapangan usaha tumbuh positif kecuali pada lapangan usaha real estate serta pengadaan listrik dan gas ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha industri pengolahan sebesar 10, 53 persen.

Selanjutnya disusul oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 8,79 persen serta jasa pendidikan sebesar 7, 49 persen

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur, Darwis Sitorus, Selasa (5/11/2019) saat jumpa pers di kantor BPS NTT. Ia mengatakan
secara umum struktur perekonomian NTT pada triwulan III tahun 2019 belum mengalami perubahan yang signifikan

“lapangan usaha pertanian, Kehutanan dan Perikanan masih mendominasi perekonomian NTT di triwulan ini dengan kontribusi sebesar 27,84 persen. Selanjutnya diikuti oleh lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan kontribusi sebesar 13,62 persen dan lapangan usaha perdagangan besar eceran reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 11,71 persen,” katanya.

Baca Juga :  Kota Kupang Alami Inflasi 0,8 Persen

Bila dilihat dari penciptaan pertumbuhan ekonomi NTT triwulan III tahun 2019 maka lapangan usaha perdagangan besar eceran reparasi mobil dan sepeda motor mengalami pertumbuhan ekonomi terbesar yaitu sebesar 1,04 persen kemudian disusul oleh lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib 0,96 persen dan lapangan usaha jasa pendidikan sebesar 0,63 persen.

“Ekonomi NTT triwulan III tahun 2019 dibandingkan dengan triwulan II tahun 2019 mengalami pertumbuhan sebesar 2, 59 persen. Pada triwulan III tahun 2019, hampir seluruh lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha jasa keuangan sebesar 9,34 persen, “ujarnya.

Ekonomi tertinggi selanjutnya disusul oleh lapangan usaha jasa pendidikan serta lapangan usaha konstruksi masing-masing sebesar 8,41% dan 7, 06 persen di lain sisi lapangan usaha pertanian Kehutanan dan Perikanan mengalami kontraksi sebesar -4,08 faktor cuaca dan musim panen yang telah usai berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi negatif pada lapangan usaha tersebut.(lya)

Comments

comments