Nilai Ekspor NTT Naik 2,8 Persen

0
182

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Naik sebesar 2,8 persen pada Bulan September 2019 dari bulan sebelumnya. Posisi terakhir nilai ekspor September 2019 sebesar US $ 1.476.553 dengan volume sebesar 7.622,48 ton. Nilai ekspor tersebut ini naik 2,08 persen atau meningkat senilai USD $ 181.160 dan ekspor nonmigas senilai US $ 1.295.393.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik NTT , Darwis Sitorus, Jumat (1/11/2019) di kantor BPS NTT. Ia mengatakan Nilai ekspor ini naik 2,08 persen atau meningkat senilai US $30.077 jika dibandingkan dengan nilai ekspor bulan Agustus tahun 2019 sebesar US $1.446.476. Bila dibandingkan dengan total ekspor pada periode yang sama pada bulan. September tahun 2018 US $ 1.644.696, maka terjadi penurunan sebesar 10,22 persen.

” Pada bulan September tahun 2019 pengiriman komoditas ekspor NTT dilakukan melalui pelabuhan Atapupu sebesar US $ 1.340.421 dan pelabuhan Tenau sebesar US $ 136.132 dan pada bulan September tahun 2019, komoditas ekspor NTT seluruhnya dikirim ke Timor Leste sebesar US $ 1.476.553, “katanya.

Baca Juga :  Bank Dunia Apresiasi Standar Akuntansi dan Audit Indonesia

Menurutnya, kelompok komoditas dengan nilai ekspor terbesar pada bulan September tahun 2019 adalah Garam, Belerang dan Kapur (25) dengan nilai ekspor sebesar US $ 295.456 atau 20,01 persen dari total ekspor.

“Pada bulan September tahun 2019, komoditas ekspor NTT paling besar dikirim ke Vietnam US $ 3.374.006, Timor Leste sebesar US $ 1.474.329, India sebesar US $ 533.885, Ukraina sebesar US $ 225.770, Pakistan sebesar US $ 170.030, Negara lainnya sebesar US $ 272.620 dengan total keseluruhan sebesar US $ 6.410.640, “ujarnya.

Kelompok komoditas dengan nilai ekspor terbesar pada bulan September tahun 2019 adalah buah-buahan (08) dengan nilai ekspor sebesar US # 4.419.359, Garam, Belerang dan Kapur (25) sebesar US $ 378.951, Ikan dan Udang (03) sebesar US $ 348.832, Bahan bakar mineral (27) US $ 179.660, perabot, penerangan rumah (94) sebesar US $ 144.027, komoditas lainnya sebesar US $ 939.811 dengan jumlah keseluruhan sebesar US $ 6.410.640.

“Pada bulan September tahun 2019 nilai impor NTT sebesar US $ 5.028.457 dengan volume sebesar 13.110,6 ton. Komoditas impor terbesar NTT berasal dari Malaysia sebesar US $ 2.881.500, Singapura sebesar US $1.923.916, Timor Leste sebesar US $ 215.140, Jerman sebesar US $ 5.687, Indonesia (reimport) sebesar US $ 2.214 dengan total keseluruhan sebesar US $5.028.457, “katanya.

Baca Juga :  6 Unit Alfamart di Kupang Beroperasi Tanpa Ijin

Kelompok komoditas terbesar yang di impor pada bulan September tahun e adalah bahan bakar mineral (27) senilai US $ 4.805.416, Kopi , teh, rempah-rempah (09) sebesar US $ 170.092, Biji-bijian berminyak (12) sebesar US $ 45. 048, Mesin-mesin/pesawat mekanik (84) sebesar US $ 6.425, kendaraan bermotor/komponen, terbongkar (98) sebesar US $ 1.107, komoditas lainnya sebesar US $ 369, dengan jumlah keseluruhan sebesar US $ 5.028.457.

“Neraca perdagangan ekspor-import bulan September tahun 2019 nilai ekspor sebesar US $ 1.476.553 , nilai import sebesar US $ 5.028.457 dengan selisih sebesar US $ -3.551.904,” tegasnya.(lya)

Comments

comments