Nilai Ekspor NTT Naik 2,8 Persen

0
79

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Naik sebesar 2,8 persen pada Bulan September 2019 dari bulan sebelumnya. Posisi terakhir nilai ekspor September 2019 sebesar US $ 1.476.553 dengan volume sebesar 7.622,48 ton. Nilai ekspor tersebut ini naik 2,08 persen atau meningkat senilai USD $ 181.160 dan ekspor nonmigas senilai US $ 1.295.393.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik NTT , Darwis Sitorus, Jumat (1/11/2019) di kantor BPS NTT. Ia mengatakan Nilai ekspor ini naik 2,08 persen atau meningkat senilai US $30.077 jika dibandingkan dengan nilai ekspor bulan Agustus tahun 2019 sebesar US $1.446.476. Bila dibandingkan dengan total ekspor pada periode yang sama pada bulan. September tahun 2018 US $ 1.644.696, maka terjadi penurunan sebesar 10,22 persen.

” Pada bulan September tahun 2019 pengiriman komoditas ekspor NTT dilakukan melalui pelabuhan Atapupu sebesar US $ 1.340.421 dan pelabuhan Tenau sebesar US $ 136.132 dan pada bulan September tahun 2019, komoditas ekspor NTT seluruhnya dikirim ke Timor Leste sebesar US $ 1.476.553, “katanya.

Baca Juga :  Kota Kupang Alami Inflasi 0,8 Persen

Menurutnya, kelompok komoditas dengan nilai ekspor terbesar pada bulan September tahun 2019 adalah Garam, Belerang dan Kapur (25) dengan nilai ekspor sebesar US $ 295.456 atau 20,01 persen dari total ekspor.

“Pada bulan September tahun 2019, komoditas ekspor NTT paling besar dikirim ke Vietnam US $ 3.374.006, Timor Leste sebesar US $ 1.474.329, India sebesar US $ 533.885, Ukraina sebesar US $ 225.770, Pakistan sebesar US $ 170.030, Negara lainnya sebesar US $ 272.620 dengan total keseluruhan sebesar US $ 6.410.640, “ujarnya.

Kelompok komoditas dengan nilai ekspor terbesar pada bulan September tahun 2019 adalah buah-buahan (08) dengan nilai ekspor sebesar US # 4.419.359, Garam, Belerang dan Kapur (25) sebesar US $ 378.951, Ikan dan Udang (03) sebesar US $ 348.832, Bahan bakar mineral (27) US $ 179.660, perabot, penerangan rumah (94) sebesar US $ 144.027, komoditas lainnya sebesar US $ 939.811 dengan jumlah keseluruhan sebesar US $ 6.410.640.

“Pada bulan September tahun 2019 nilai impor NTT sebesar US $ 5.028.457 dengan volume sebesar 13.110,6 ton. Komoditas impor terbesar NTT berasal dari Malaysia sebesar US $ 2.881.500, Singapura sebesar US $1.923.916, Timor Leste sebesar US $ 215.140, Jerman sebesar US $ 5.687, Indonesia (reimport) sebesar US $ 2.214 dengan total keseluruhan sebesar US $5.028.457, “katanya.

Baca Juga :  Waspadai Investasi Berkedok Perkebunan dan Penanaman Pohon

Kelompok komoditas terbesar yang di impor pada bulan September tahun e adalah bahan bakar mineral (27) senilai US $ 4.805.416, Kopi , teh, rempah-rempah (09) sebesar US $ 170.092, Biji-bijian berminyak (12) sebesar US $ 45. 048, Mesin-mesin/pesawat mekanik (84) sebesar US $ 6.425, kendaraan bermotor/komponen, terbongkar (98) sebesar US $ 1.107, komoditas lainnya sebesar US $ 369, dengan jumlah keseluruhan sebesar US $ 5.028.457.

“Neraca perdagangan ekspor-import bulan September tahun 2019 nilai ekspor sebesar US $ 1.476.553 , nilai import sebesar US $ 5.028.457 dengan selisih sebesar US $ -3.551.904,” tegasnya.(lya)

Comments

comments