QRIS adalah Standar Nasional QR dari BI

0
123

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standar nasional QR Code pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran di Indonesia. QRIS sudah diluncurkan pada 17 Agustus 2019. Semua Bank maupun non Bank diberikan kesempatan untuk mengubah QR Code menjadi QRIS sejak 1 Januari 2020.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Perwakilan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, Selasa (10/3/2020) di Ruang Lasiana KPw BI NTT, saat
Media Briefing Pekan QRIS Nasional 2020.

“Jadi wajib cuma memang dalam perkembanganya pengubahan QR Code menjadi Arus ini mengalami beberapa kendala terutama adalah proses pengubahan itu memerlukan waktu, “katanya

Menurutnya sampai hari ini di Indonesia sampai dengan tanggal 28 Februari 2020 merchant yang sudah terdaftar dan memasang Qris di Indonesia jumlahnya sebanyak 2,7 juta merchant
sedangkan di NTT 10533 merchant,
sementara di Kupang jumlahnya adalah 3041 merchant

Jadi itu pencapaian yang sudah dilakukan untuk pengubahan merchant plus yang sudah menggunakan Qris
Minggu lalu, kami sudah bertemu dengan pihak perbankan dan juga pihak-pihak PJSP, sekira 28 Penyedia Jasa Sistem Pembayaran yang sudah diberikan ijin oleh BI menggunakan QRIS.

Baca Juga :  Ikut Terdampak, Dunia Perbankan butuh Perhatian Pemerintah

Jadi 28 PJSP itu sehingga kami berharap nanti seluruh PJSP mempercepat proses QRIS yang ada di NTT. Tapi sampai hari ini memang kami belum mendapatkan data resmi dari a
AFPI terkait jumlah merchant yang ada di NTT kami masih menunggu datanya dan kami sudah kirimkan surat resmi kepada mereka

Ia mengutarakan dalam Pekan QRIS Nasional 2020 dengan tagline Ayo Katong Pake QRIS di bagi dalam berbagai kegiatan pada 2-8 Maret 2020 BI telah melakukan sosialisasi melalui media, minggu ini dimulai dengan sosialisasi mulai (9/3/2020), kemudian acara puncak pada Sabtu (14/3/2020) akan diadakan Live Music, fun color run yang diikuti dari 1000 pelari dari semua unsur Pemda, TNI, Polri, Perbankan dan masyrakat umum.

“Pada acara puncak ini istimewanya BI akan mengundang Gubernur NTT untuk melepas dan menyambut pelari, Komisi XI juga hadir sehingga lebih meriah. Kami juga mendorong seluruh peserta, 1000 pelari untuk melakukan donasi pada tempat ibadah, sehingga event QRIS ini tidak hanya menjangkau merchant tapi juga seluruh umat beragama terutama tempat-tempat ibadah. Semoga kegiatan bisa sukses dan berjalan lancar,”terangnya.

Baca Juga :  BI Berkomitmen Pastikan Terjaganya Stabilitas Moneter di Tengah Pandemi Covid-19

Kepala Tim SP, PUR, Layanan dan Administrasi, Eddy Junaedi, menambahkan Pekan QRIS dimulai sejak 2 Maret 2020 sampai saat ini sudah melakukan beberapa kegiatan pertemuan koordinasi dengan seluruh perbankan di kota Kupang. Kemudian menyelenggarakan talkshow, dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi QRIS.

Kata Eddy, Sosialisasi pengenalan QRIS dilakukan kepada seluruh pegawai Pemda NTT, edukasi dan operasional QRIS di Undana, sekaligus peluncuran QRIS oleh rektor besok.

“Edukasi, operasional dan manfaat QRIS di SMK Giovanni, kemudian diikuti di Forum Komunikasi Umat Beragama di Aula Kantor Gubernur pada Jumat pukul 09.00 Wita dan Sabtu grand launching,” tuturnya.

Pada acara puncak akan diadakan live musik dengan menghadirkan Ziva Idol, fun color run yang dimulai pukul 05.30 Wita dengan titik start dari depan Kantor Gubernur, melintasi jalan Fran Seda menuju Patung Kirab dan kembali ke Jalan El Tari. Kemudian dilanjutkan senam QRIS, tik tok QRIS serta ada lomba vlog.

Kepala Unit Pengawasan Sistem pembayaran PUR dan Keuangan Inklusif, Ni Luh Putu Sri Sandhi, mengatakan
mengusung semangat UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung). UNIVERSAL artinya penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri. GAMPANG, masyarakat dapat bertransaksi
dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel. UNTUNG, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. LANGSUNG, transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung
kelancaran sistem pembayaran. QRIS wajib diimplementasikan secara efektif per tanggal 1 Januari 2020. (lya)

Baca Juga :  Satgas Waspada Investasi Minta Masyarakat Waspada Penawaran Pinjaman Dana

Comments

comments