TPK Hotel Berbintang di Kota Kupang Turun

0
335

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada bulan Januari 2020 sebesar 39,26 persen, turun 14,49 poin dibanding TPK Desember 2019 yang sebesar 53,75 persen.

Demikian dikatakan Kabid Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT), Demarce.M. Sabuna, Senin (02/03/2020) saat jumpa pers di Kantor BPS NTT. Ia mengatakan TPK pada bulan Januari 2020 di hotel bintang di NTT sebesar 39,26 persen, hal ini berarti dari seluruh kamar hotel bintang yang tersedia di NTT pada bulan Januari 2020 rata-rata terisi sekitar 39,26 persen.

“Angka TPK bulan Desember 2019 turun 14,49 poin dari TPK bulan Desember 2019 yang sebesar 53,75 persen dan lebih tinggi 3,87 poin dari Januari 2019 lalu yang Sebesar 35,39 persen,.”katanya.

Ia menjelaskan rata-rata lama tamu menginap pada hotel bintang di NTT selama bulan Januari 2020 adalah 1,80 hari atau lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata lama tamu menginap bulan Desember 2019 yang sebesar 1,61 hari.

Baca Juga :  BI Berkomitmen Mengembangkan UMKM Melalui Pendekatan Klaster

“Pada bulan Januari 2020 rata-rata lama menginap tamu mancanegara turun menjadi 2,66 hari dibandingkan pada bulan Desember 2019 selama 2,88 hari. Rata-rata lama menginap tamu
nusantara mengalami kenaikan menjadi 1,65 hari pada bulan Januari 2020 dibandingkan dengan bulan Desember 2019 yaitu selama 1,49 hari,.”ungkapnya.

Menurutnya, jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan Januari 2020 sebanyak 148.866 orang sedangkan penumpang yang berangkat sebanyak 151.285 orang.

“Pada Januari 2020, empat bandara sipil dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara Eltari-Kota Kupang (46,50 persen), Komodo-Manggarai Barat (19,07 persen), Frans Seda-Sikka (5,46 persen), dan Tambolaka-Sumba Barat Daya (5,38 persen), “ujarnya.

Jumlah penumpang angkutan udara pada Januari 2020 sebanyak 300.151 orang, jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Januari tahun sebelumnya yang berjumlah 248.232 orang. Adapun jumlah penumpang pada bulan Januari 2020 mengalami penurunan sebesar -11,31 persen dibandingkan bulan Desember 2019 yang berjumlah 338.442 orang.

“Jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia melalui pintu darat lintas batas Atambua pada bulan Januari 2020 sebanyak 12.478 orang, jumlah ini mengalami penurunan sebesar -0,66 persen apabila dibandingkan dengan jumlah wisatawan mancanegara yang masuk pada bulan Desember 2019 yaitu sebesar 12.561 orang, “tegasnya. (Lya)

Baca Juga :  Nilai Ekspor NTT Naik 2,8 Persen

Comments

comments