BNNP NTT Terima 10 LKN di Tahun 2019

0
98

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur (BNNP NTT) menerima 10 Laporan Kasus Narkotika (LKN) selama tahun 2019. Jumlah LKN ini mencapai 125 persen dari target penanganan LKN tahun 2019 sebanyak delapan LKN.

Demikian dikatakan Kepala BNNP NTT, Brigjen Pol Teguh Iman Wahyudi, Kamis (18/12/2019) di Kantor BNNP NTT. Ia mengatakan dari bidang pemberantasan BNNP NTT Jumlah Laporan Kasus Narkotika (LKN) sebanyak 10 LKN dari target 8 LKN. Jadi sudah lebih dua LKN dari 10 LKN tersebut jumlah tersangka sebanyak 14 orang.

Sedangkan di Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) untuk deteksi dini melalui tes urine selama tahun 2019 sebanyak 9.601 orang yang dilakukan tes urine yang positif sebanyak sembilan orang (BZO). Masyarakat yang terpapar informasi P4GN sebanyak 1.080.915 orang dari usia penduduk antara 10–59 tahun

“Untuk penduduk yang berusia 10–59 tahun di NTT ini jumlahnya mencapai 3.600.352 orang, “katanya.

Menurutnya, Untuk Asistensi pembangunan berwawasan anti narkoba telah dilakukan di 104 instansi pemerintah, 45 instansi swasta. Untuk jumlah pengiat yang telah kita bentuk selama tahun 2019 sebanyak 755 orang sedangkan untuk relawanbyang sudah kita bentuk sebanyak 1.240 orang.

Baca Juga :  KPK Diminta Lidik Pembangunan Kantor Syahbandar Sikka

Sedangkan untuk kelurahan/desa Bersih Narkoba (Bersinar) sebanyak 51 Kelurahan di Kota Kupang

“jadi seluruh Kelurahan di kota Kupang ini sudah kita berikan penguatan, sosialisasi dan asistensi untuk menjadi Kelurahan bersinar jadi semua kelurahan yang ada di Kota Kupang ini sudah masuk dalam kelompok kelurahan atau Desa bersinar, “tegasnya.

Ia juga menjelaskan Desa bersinar juga ada di tiga desa di Kabupaten Rote Ndao yaitu Desa Oenitas, Desa Oenggaut, Desa Oelolot dan Empat desa di Kabupaten Kupang yaitu Desa Mata air, Desa Tanah Merah, Desa Noelbaki, Desa Oebelo dan empat di Kabupaten Belu yaitu Desa Tula Kadi, Desa Silawan, Desa Naekasa, Desa Sadi.

Di Bidang rehabilitasi layanan rehabilitasi Insatansi pemerintah (IP) ini sudah memberikan layanan rehabilitasi sebanyak 75 orang dilakukan di Klinik Pratama BNNP dan BNN kabupatena/kota, layanan rehabilitasi Komponen Masyarakat (KM) rehabilitasi yang dilakukan oleh masyarakat sebanyak 10 orang ada di Yayasan Mensa Lembata , layanan pasca rehabilitasi kita sudah melakukan sebanyak 60 orang dan dilakukan di BNNP NTT sedangkan di wilayah propinsi NTT sudah ada 25 instusi penerima wajib Lapor (IPWL) yang sudah ditetapkan dengan peraturan menteri kesehatan Nomor HK.07/Menkes/701/2018 TAP IPWL dan yang telah mendapat penguatan

Baca Juga :  Kemenkumham NTT Perketat Semua Pintu Masuk Internasional di NTT

“Dari 25 IPWL tersebut yaitu sebanyak 10 IPWL. Dari 25 IPWL yang telah ditetapkan oleh menteri kesehatan tersebut 10 IPWL sudah mendapatkan penguatan dari BNNP NTT, “ungkapnya.(lya)

Comments

comments