Camat RBL Tak Ditahan, Kajari Berkelit

395
4672

Ba’a — Dugaan kasus penganiayaan terhadap wartawan media online portalntt.com, Nadus Saduk yang dilakukan camat Rote Barat Laut, Elias Talo Manafe memasuki tahap dua. Sayangnya, tersangka Elias Talo Manafe hanya dilakukan penahanan kota oleh Kejari Ba’a.

Kajari Ba’a, Edy Hartoyo yang dikonfirmasi, Rabu (28/2/2018) malam di kantor Kejari setempat mengatakan tersangka Elias Talo Manafe sementara dilakukan penahanan kota selama 20 hari sejak 28 Februari sampai dengan 19 Maret 2018.

Alasan dilakukan penahanan kota, katanya, bahwa adapun perkara tersebut dari penyidik Polda tidak dilakukan penahanan, karena ada surat penjaminan permohonan resmi dari Asisten Pemerintahan dan Kesra dan surat pernyataan yang bersangkutan.

Untuk itu dilakukan penahanan kota demi masih terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan karena yang bersangkutan adalah camat di Kecamatan Rote Barat Laut.

“dan sementara proses tetap berjalan untuk perkara ini,” ungkapnya.

Ditanya terkait masih ada Sekcam yang bisa mengambil ali tugas pemerintahan, Edy mengaku itu sudah menjadi keputusan pihak Kejari Rote Ndao dengan alasan-alasan yang disampaikan diatas.

Baca Juga :  Wartawan Victory News Polisikan Walikota

“kami berharap prosesnya tetap berjalan dan tugas-tugas pemerintahan tetap berjalan,” cetusnya.

Ditanya apa keistimewaan tersangka Elias Talo Manafe sehingga hanya dilakukan penahanan kota, padahal tugas camat bisa didelegasikan kepada Sekcam, Edy mengatakan pihak Kejari melihat dari berkas perkara yang ada dan alasan-alasan yang sudah disampaikan diatas.

Wartawan pun meminta Kajari memberikan contoh konkrit salah satu kasus penganiayaan yang sudah tahap dua namun tak dilakukan penahanan di Kejari Rote Ndao, lagi-lagi Edy Hartoyo berkelit. Dengan nada suara sedikit ngeles, Edy mengatakan setiap kasus punya karakter tersendiri dan dia tidak bisa memberi contoh-contoh yang lain, karena kalau pun ada tidak pernah ada yang menjamin kepada Kejari.

Menyoal apakah usai tahanan kota selama 20 hari, tindakan apa yang dilakukan Kejari, Edy mengaku itu nanti, karena sekarang masih proses penuntutan.

“kami masih ada proses pelimpahan di Pengadilan dan yang penting proses tetap berjalan,” ujarnya sedikit gugup dihadapan para insan pers. (alen/qi)

Comments

comments