PN Ende Perintahkan Polres Lanjutkan Proses Hukum Oknum Anggota DPRD

402
3219

Ende — Setelah beberapa kali melakukan Persidangan terkait Gugatan praperadilan No.02/PID.Pra/2018/PN.End. atas pemberhentian proses penyelidikan kasus gratifikasi yang melibatkan tujuh Oknum Anggota DPRD Ende yang berlangsung di Pengadilan Negeri Ende, Senin (26/3/2018).

Dengan Pemohon (Gerakan Rakyat Anti Korupsi) GERTAK Florata yang diketuai Kanisius Soge dan kuasa hukum Titus M. Tibo, Maximus P.Rerha, Mickael .O.L.Prambasa, Nikolaus Buka.

Sidang yang berlangsung maraton di Pengadilan Negeri Ende dengan Hakim Tunggal Yuniar Yudha Himawan menjadi perhatian serius masyarakat Kota Ende.

Sidang Praperadilan yang di lanjutkan pada Senin 26/3/2018 dengan Agenda Putusan Hakim Yuniar Yudha Himawan, dalam pembacaan dakwaan Hakim Memutuskan perkara Praperadilan terkait dengan penghentian proses penyelidikan kasus Gratifikasi yang ditangani oleh Polres Ende, memutuskan PN Ende mengabulkan sebagian gugatan Praperadilan dan memerintahkan pihak Kepolisian Resort Ende untuk segera melanjutkan penanganan Proses Hukum Kasus Gratifikasi yang melibatkan tujuh Anggota DPRD Ende dan Direktur PDAM Ende.

Dalam Pembacaan Amar Putusan Hakim PN Ende Menyebut Nama-Nama DPRD Ende yang Menerima Uang Perjalanan Dinas dari Dirut PDAM Ende diantaranya Herman Yosef Wadhi, Oktavianus M.Mesi, Jhon Pela, Orba K.Ima, Sabri Indra Dewa, Kadir Hasan Misa Basa dan Fransiskus Taso.

Baca Juga :  Penjabat Kades Netenaen Diduga Intimidasi Warga

Ketujuh Anggota DPRD Ende masing menerima uang dengan nominal berbeda, demikian pula proses pengembaliaanya juga berbeda tanggal pengembalian, ada yang kembalikan pada tahun 2015 dan ada yang kembalikan pada tahun 2017. (al/qi)

Comments

comments