Sembilan Pelaku Pengrusakan Baliho MDT-GTD di Bekuk

17
174519

Tambolaka — Sembilan orang pelaku pengrusakan baliho Cabup/Cawabup paket MDT-GTD dan penyerangan rumah Kepala Desa Walandimu, Marthen Niha di Kecamatan Kodi Bangedo pada, Selasa (11/4/2018) lalu telah di tangkap oleh Polres Sumba Barat, Selasa (17/4/2018).

“Ia betul kami sudah menangkap sembilan pelaku pengrusakan alat kampanye dan penyerangan rumah Kades Walandimu. Ini masuk dalam perbuatan tindak pidana sehingga kami bekerja sigap dengan membentuk tim khusus untuk menangkap para pelaku,” Ungkap Kapolres Sumba Barat, AKBP Gusty Maycandra Lesmana.

Gusty Lesmana mengaku dengan ditangkapnya sembilan pelaku akan ditingkatkan penyelidikannya untuk menetapkan siapa yang akan di tahan.

“Kita akan terus tingkatkan penyelidikan. Nanti dari hasil keterangan saksi baru kita memutuskan siapa yang akan di tahan. Untuk alat penyerangan berupa bom yang dilakukan, kami masih menyelidiki,” katanya.

AKBP Gusty Maycandra Lesmana juga berharap agar Cabup/Cawabup yang bertanding selalu mengingatkan para pendukung atau simpatisan agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban berlangsungnya Pilkada ini.

Sedangkan Ketua Koalisi Rakyat Bersatu MDT-GTD, Pdt. Ananias Bulu mengapresiasi tindakan sigap yang dilakukan Kapolres Sumba Barat yang telah menangkap pelaku yang ingin mencederai demokrasi di SBD.

Baca Juga :  MDT Jentel Hadiri Sidang, Berakhir Adem

“Saya atas nama Ketua Koalisi Rakyat Bersatu MDT-GTD, dan seluruh masyarakat SBD mengucapkan terima kasih kepada Kapolri, Kapolsek, Kapolres, Kapolda NTT dan seluruh Polisi SBD atas telah ditegakannya keadilan. Bahwa para pelaku pengrusakan baliho MDT-GTD dan pengrusakan rumah pendukung MDT-GTD, Marthen Niha telah ditangkap,” katanya.

Kata Ananias, dengan tertangkapnya para pelaku pengrusakan dan pemboman tersebut, pihaknya akan menarik dan membatalkan surat pemberitahuan aksi demonstrasi MDT-GTD, yang rencananya akan digelar hari ini, Rabu (18/4/2018).

“Kita tarik surat pemberitahuan aksi di Polsek Loura dan kita tetap beraktifitas seperti biasa. Untuk itu salam hormat dan terima kasih buat Kepolisian Republik Indonesia,” pungkas Ananias. (alf/qi)

Comments

comments