Pemerintah Australia Targetkan Kenaikan Pekerja dan Wisatawan dari Indonesia

0
120

Tahun 2020 Pemerintah Australia menargetkan seribu orang Indonesia bekerja dan berlibur di Australia

Demikian dikatakan Konsulat Australia untuk Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (05/02/2020) di Beer& Barrel Kitchen N’ Lounge, Sotis Hotel Kupang. Ia mengatakan setelah perjanjian ini akan naik menjadi 4100 orang pertahun.

“Setelah itu kita liat orang Indonesia sudah bisa bekerja di Australia.
Kalau targetnya kita masih tunggu dari DPR RI,” katanya.

Menurutnya, semua barang dari Indonesia ke Australia setelah perjanjian ini bisa masuk dan lebih bagus dari pada sekarang misalnya baju yang di buat oleh Indonesia bisa masuk ke Australia lebih bagus dari sekarang. Distribusi bisa masuk ke Australia dan mungkin sekitar 90 persen barang-barang dari Australia bisa masuk ke Indonesia lebih bagus dari pada sekarang

“mereka yang bekerja disana rata-rata di bidang pariwisata, kesehatan,. pertanian ini bidang cocok dengan NTT. Untuk working holiday enam bulan.sebenarnya untuk working holiday untuk umur 18–30 tahun dan bisa bekerja di Australia selama 12 bulan dan ada yang bisa bekerja di Australia selama sembilan bulan. Ada juga dari Australia yang kerja di Indonesia untuk enam bulan, “ungkapnya.

Baca Juga :  KSAD Terima Penghargaan The Legion of Merit, Degree of Commander

Ia menjelang Untuk working holiday sendiri mereka bekerja dan berlibur tidak harus hanya kerja misalnya bisa kerja di restoran, bisa kerja di hotel dan bisa berlibur kemana-mana karena Australia sudah punya perjanjian itu dengan Amerika serikat, Inggris untuk pertukaran antar orang muda. Ini sangat penting orang Indonesia di Australia lalu mereka bisa tinggal di pantai. Waktu mereka 12 bulan telah selesai bisa kembali ke NTT.

” Mungkin bisa buka perusahaan mungkin bisa mencari kerja yang lebih baik. Untuk working holiday tidak ada standar education tapi hanya umur saja, “tegasnya.

Menurutnya, Pemerintah juga menjalani kerjasama di bidang pendidikan mahasiswa di berikan beasiswa untuk belajar di Australia dan saat ini kami sudah menjalin kerjasama dengan universitas Nusa Cendana (Undana ) Politeknik Negeri Kupang (PNK).

“Saya berharap mahasiswi yang akan ke Australia harus lebih bisa meningkatkan bahasa Inggris, “tegasnya.(Lya)

Comments

comments