NTT Masih Bebas dari Virus Corona Penyebab Covid-19

0
163

Sampai dengan saat ini, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih bebas atau belum ada kasus Covid-19 yang disebabkan oleh virus Corona asal Kota Wuhan, Cina.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan NTT, Dominikus.M. Mere, Rabu (04/03/2020) saat jumpa pers di Rumah Sakit W.Z Johanes Kupang.
Ia mengatakan dukungan atau kesiapan siagaan Pemerintah NTT dalam upaya pencegahan virus Corona yaitu Pemerintah NTT melalui surat Gubernur dan wakil Gubernur pada tanggal 30/01/2020 telah mengirim surat kepada seluruh kepala daerah baik Bupati dan Wali Kota Kupang tentang kesiap siagaan dan ke waspada dini terhadap masuknya nanti penyakit covid 19 atau virus Corona ini di NTT.

“Secara kebijakan pemerintah propinsi telah mengirim surat kepada seluruh Bupati dan Wali Kota Kupang di seluruh NTT, “katanya.

Menurutnya, pedoman penata laksanaan penyakit cobid 19 atau virus Corona ini mengingatkan pedomaan penata laporan yang di keluarkan oleh pihak kementrian kesehatan dan WHO hingga saat ini kita berpedoman pada buku pedoman itu yang sudah di revisi dalam revisi ke III sehingga segala penata laksanaan yang baik pencegahan maupun penata lakaanaan kasus covid 19 ini berpedoman pada buku pedomaan yang di keluarkan resmi oleh kementerian kesehatan RI

Baca Juga :  OJK NTT Serahkan Bantuan Covid-19 kepada Pemkot Kupang

“Berdasarkan keputusan menteri kesehatan no 414 tahun 2007 telah di tunjuk dua rumah sakit di NTT sebagai rumah sakit rujukan yaitu Rumah Sakit W. Z Johanes di Kupang dan TC Hiler di Maumere namun demikian pada tahun 2020 juga Kementerian kesempatan dalam hal ini direktorat pelayanan kesehatan telah merevisi rumah sakit yang ada menjadi tiga Rumah Sakit yaitu Rumah Sakit Komodo di Labuan Bajo jadi sudah ada tiga rumah sakit di NTT ini sebagai rumah sakit rujukan, “tegasnya.

Ia menjelaskan dalam pengembangan Pemerintah propinsi NTT menganggap penting untuk juga mengusulkan beberapa rumah sakit oleh karena topografi dan tipical NTT ini berbeda dengan propinsi lainnya karena kita ini propinsi kepulauan dan penyebaran penduduk itu sesuai dengan kepulauan yang ada sehingga kita menambah satu lagi rumah sakit di Umbu Rara Meha di Waingapu untuk nanti apa bila terjadi kejadian penyakit covid19 atau virus Corona ini di wilayah itu

“Rumah Sakit rujukannya nanti adalah Rumah Sakit Umbu Rara Meha di Waingapu untuk kawasan Sumba selain itu untuk kawasan timur karena propinsi NTT ini merupakan propinsi batas negara sehingga juga kita akan mengusulkan juga Rumah Sakit Gabriel Manek di Atambua karena posisinya sangat strategis dengan Timor Leste di sebelah Timur oleh karena itu kita juga mengusulkan rumah sakit itu juga,.”ungkapnya.

Baca Juga :  Jumlah ODP di NTT Menurun Cukup Signifikan

Ia menjelaskan bagaimana kesiapan propinsi menghadapi kejadian ini yang pertama pemerintah propinsi juga telah mengganggarkan untuk anggaran dalam pos anggaran darurat kemarin telah disepakati kurang lebih Rp4 miliar yang akan di keluarkan dari anggaran tak terduga antara lain di peruntukan untuk pembangunan ruang tekanan negatif di rumah sakit W.Z Johanes, untuk keperluan dan lain-lain kemudian juga untuk sarana dan prasarana lainnya termasuk juga peralatan kesehatan, termasuk juga untuk alat perlindungan diri untuk petugas dan juga alat-alat penunjang lainnya termasuk juga laboratorium dan oleh Gubernur dipikirkan juga untuk mengadakan termosskener oleh karena saat ini kita baru memiliki 9 unit termosskener yang di adakan oleh dirjen P2 dan koordinasinya dengan kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan di Kupang

“Karena tipical atau karakteristik NTT ini kepulauan sehingga di rasakan kalau penempatannya hanya 9 itu saja itu berarti ada wilayah yang los pemantauan oleh karena itu Gubernur berpikir bahwa kita perlu mengadakan juga peralatan termosskener untuk pulau-pulau yang belum ada peralatan itu contohnya di Sumba,.”katanya.

Baca Juga :  DJP Kemenkeu Perluas Sektor Usaha yang Berhak Dapatkan Insentif

Menurutnya, dari sisi dukungan Pemerintah propinsi baik dalam dukungan kebijakan maupun penganggaran yang ada maka kita harapkan dalam upaya penanganan kejadian covid 19 di NTT ini akan berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang kita persiapkan namun demikian memang dalam pelaksanaan tentu ada hal-hal yang perlu di benahi karena kejadiannya penyakit ini baru kita mengalami seperti ini prinsipnya adalah kita tidak perlu terlalu panik tetapi didalam penangan ini harus sesuai dengan standar operasional prosedur yang ada agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.(lya)

Comments

comments