30 Ribu Warga Kota Kupang Belum Melakukan Perekaman

0
511

Kupang — Sebanyak 30 ribu warga Kota Kupang belum melakukan perekaman E-KTP di Dispendukcapil Kota Kupang sehingga Kementerian memberi deadline waktu sampai 31 Desember 2018.

Selanjutnya, keputusan Kementerian bagi warga yang berusia 23 tahun keatas yang belum melakukan perekaman, datanya langsung diblokir. Demikian dikatakan Kepala Dispendukcapil Kota Kupang, David Manggi, Selasa (18/12/2018).

Ia mengaku Dispendukcapil Kota Kupang proaktif melakukan perekaman terhadap warga yang belum memiliki E-KTP. Bahkan sebulan penuh Dispendukcapil melakukan perekaman di 6 Kecamatan.

“Kami proaktif melakukan perekaman. Bahkan kemarin itu sebulan penuh kami melakukan perekaman di enam Kecamatan. Persoalannya yang ada saat ini kesadaran masyarakat untuk bagaimana mempersiapkan diri mereka. Saat ini yang lagi gencar-gencarnya dilaksanakan itu bukan pencetakan tapi kita lagi gencar perekaman kalau percetakan nanti kita akan forsir di bulan Januari sekarang kita lagi forsir untuk melakukan perekaman,” katanya.

Menurutnya, dari data 630 ribu yang di kirim oleh Kementerian yang belum melakukan perekaman, ada sekitar 45-50 persen mereka sudah memiliki KTP. Mereka sudah melakukan perekaman tapi entah bagaimana tidak terdata dan banyak yang meninggal dan pindah.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Terus Bekerja Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

“Nama-nama yang tertera dalam data yang di kirim balik oleh Kementerian setelah kami total ulang masih terdapat 30 ribu warga yang belum melakukan perekaman,” ujarnya.

Dikatakan David, selama pelayanan perekaman satu bulan itu, ada sekitar 4 ribuan yang sudah berhasil direkam, jadi masih ada tersisa 20 puluhan ribu warga yang belum melakukan perekaman.

“Selama sisa waktu Desember ini, kami akan fokus di perekaman dulu, nanti Januari baru di cetak,” tegasnya. (lya/alf/qi)

Comments

comments