30 Wartawan Media Daring Ikuti Aksi Pengutamaan Bahasa Negara bagi Lembaga Swasta

0
147

Sebanyak 30 wartawan media daring/online mengikuti kegiatan aksi pengutamaan Bahasa Negara bagi Lembaga Swasta tahun 2020 melalui penyuluhan penggunaan Bahasa Indonesia Bagi Lembaga Swasta tahun 2020. Kegiatan ini dilaksanakan pada 18–21 Maret 2020 di Hotel Amaris, Kota Kupang

Narasumber, Christina Terentje Weking, mengatakan kegiatan ini adalah pemaparan, ceramah, tanya-jawab, bimbingan, dan praktik.

” Saya akan membawakan materi Kesalahan Penggunaan Ejaan dan Diksi pada Media Massa. Ejaan dan Tanda Baca Bahasa Indonesia. Bentuk dan Pilihan Kata dalam Bahasa Indonesia, “katanya.

Menurutnya,  hari kedua kegiatan beliau akan membawakan materi Bentuk dan Pilihan Kata dalam Bahasa Indonesia.

“Tujuan kegiatan ini untuk mencapai salah satu visi dan misi kantor bahasa NTT, maka salah satu tujuan program kerja aksi perubahan pengutamaan bahasa negara bagi lembaga swasta tahun 2020 adalah menyelenggarakan monev dan penyuluhan penggunaan bahasa Indonesia bagi lembaga swasta di kota Kupang tahun 2020, “ujarnya.

Ia menjelaskan Jangka pendek melaksanakan monev penggunaan bahasa Indonesia media massa profesional dan sekolah di kota Kupang. Melaksanakan penyuluhan penggunaan bahasa Indonesia media massa profesional dan sekolah di kota Kupang.
jangka menengah membangun ekosistem jurnalistik yang mahir menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar di kota Kupang. Jangka panjang membangun ekosistim jurnalistik yang mahir menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar di Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Dispendukcapil Kota Kupang Bakal Kesulitan Maksimalkan Pelayanan

“Manfaat dari pelaksanaan kegiatan penyuluhan penggunaan bahasa Indonesia bagi lembaga swasta tahun 2020 adalah sebagai berikut. Untuk memetakan permasalahan kebahasaan di media massa profesional di kota Kupang. Untuk meningkatkan mutu tenaga kebahasaan wartawan dalam hal penggunaan bahasa tulis ragam jurnalistik di kota Kupang. Untuk mengembangkan kerja sama kebahasaan dan kesastraan dengan kalangan jurnalis, “tegasnya.(lya)

Comments

comments