Anggota DPRD Kota Kupang Sambangi Nelayan

0
107

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Anggota DPRD Kota Kupang, daerah pemilihan Kota Lama-Kelapa Lima menyambangi para nelayan di Dapil tersebut, Rabu (23/10/2019). Para wakil rakyat ini menyambangi para nelayan sebagai fokus mereka pada masa reses pertama di masa jabatan mereka 2019-2024.

“Kegiatan Reses Tahap I tahun 2019-2024 ini, kami memilih untuk lebih fokus dengan nelayan-nelayan kita disini (Kota Lama-Kelapa Lima),” jelas Anggota DPRD Kota Kupang, Adrianis A. Talli, Rabu (23/10/2019) di Resro In & Out Kupang.

Dijelaskannya, untuk masa Reses Tahap I di periode anggota DPRD Kota Kupang tahun 2019-2024, dirinya memilih rumah sendiri yaitu Kelurahan Pasir Panjang. “Untuk reses yang pertama tahun ini saya memprioritaskan untuk keperluan Kelurahan Pasir Panjang,” katanya.

Menurutnya untuk masa jabatan kali ini dirinya tidak lagi memfokuskan kepada pekerjaan infrastruktur di Dapilnya, karena mulai tahun 2019 sudah mendapatkan bantuan dari pusat untuk infrastruktur setiap kelurahan sebesar Rp 370 juta ditambah dari dana APBD, sehingga totalnya mencapai 420 juta per kelurahan. Karenanya, politisi PDIP ini menegaskan, biarlah infrastruktur dijawab oleh anggaran dari pusat, karena khusus Kelurahan Pasir Panjang, sekitar 95 persen jalannya sudah hotmix, dan tersisa sebagian kecil yang belum hotmix.

Baca Juga :  Pemprov NTT Targetkan Tenun, Sophia Dan Se'i Go Internasional

Untuk itu periode ini dirinya akan lebih fokus kepada bagaimana bisa membantu para nelayan dengan sarana dan prasarana alat tangkap seperti perahu, pukat, maupun jaring, sehingga ini akan menjadi fokus perhatiannya ke depan.

Ia menjelaskan, untuk pemberdayaan pemuda harus ada pelatihan-pelatihan yang mengakomodir para nelayan didalamnya. Karena itu, dirinya akan mengawalnya ke berbagai bentuk program pelatihan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), agar anggaran yang minim di dinas tersebut bisa ditingkatkan, atau diefektifkan dananya, sehingga para nelayan juga bisa tersentuh program pelatihan tersebut.

“Anggarannya di Nakertrans itu memang saat ini terlalu sedikit. Tetapi kita akan dorong agar bisa ditambah, termasuk mengakomodir para nelayan dalam berbagai pelatihan yang ada di dinas tersebut,” tandasnya.(lya)

Comments

comments