Angka Kematian DBD hingga Agustus Capai 57 Kasus

0
31

KIBLATNTT.COM, KUPANGĀ  — Hingga 3 Agustus 2020, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mengakibatkan meninggal dunia di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 57 kasus. Kasus terbanyak untuk tahun 2020 berada di Kabupaten Sikka.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan NTT, Meserasi Ataupah, Kamis (6/8/2020) di ruang kerjanya. Ia mengatakan sebagai kadis nanti kita kerjasama dengan pemerintah daerah setempat saling mendukung untuk kebersihan lingkungan yang penting
DBD itu masalah prilaku membuang sampah itu yang paling penting dari kebersihan lingkungan

“Kalau covid-19 itu masalah prilaku pergaulan kalau DBD itu prilaku lingkungan. Kalau Covid-19 sudah di bentuk satgas di masing-masing dengan tugas dan tupoksi masing-masing sedangkan untuk DBD kita punya pokja disetiap Kabupaten/Kota, “katanya.

Menurutnya, sekarang tinggal kemampuan pemerintah setempat untuk merespon semua gejala yang ada di masyarakat gelaja kematiannya dari masyarakat kalau responya kurang agak berat.

“Kita dari propinsi memang mendorong, memfasilitasi, mengajak untuk semua bekerja sama. Itu saja cara kerjanya memang promotif lebih penting untuk hal ini. karena virus jenis penangan pengobatan sangat tergantung pada daya tahan tubuh manusia dan penanganan komplikasi secepat mungkin tidak boleh terlambat, “katanya.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Sambut Baik Kehadiran Investor

Ia menjelaskan pada prinsipnya DBD atau Covid-19 itu tidak mematikan kalau komplikasinya dapat di tangani lebih awal hanya itu.

“Jenis penyakit virus begitu kalau komplikasinya belum berat dapat di sembuhkan dengan baik. Kalau sudah komplikasi memang berat apalagi komplikasi stadium akhir memang berat. Kalau masih awal-awal kita lihat gejala kalau mendesak untuk di tangani tindakan kalau tidak cukup makan minum seperti biasa, “ungkapnya. (lya)

Comments

comments