Angka Pengangguran di NTT Berkisar 74 Ribu Orang

0
385

Kupang — Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Nusa Tenggara Timur Agustus 2018 mencapai 3,01 persen, turun 0,26 poin dari Agustus 2017 sebesar 3,27 persen.

Demikian dikatakan kepala Badan Pusat Statistik NTT Maritje Pattiwaellapia, Senin (5/11/2018) saat jumpa pers di kantor BPS NTT.

Menurutnya pengangguran di NTT pada Agustus tahun 2018 sebesar 74,7 ribu orang, berkurang 3,8 ribu orang dibandingkan pengangguran Agustus tahun 2017 sebesar 78,5 ribu orang.

“Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) NTT Agustus tahun 2018 sebesar 70,17 persen , naik 1,08 poin dibandingkan TPAK NTT Agustus tahun 2017 yang sebesar 69,09 persen,”katanya.

Dikatakannya angkatan kerja NTT pada Agustus tahun 2018 sebesar 2,49 juta orang bertambah 87,7 ribu orang dibandingkan angkatan kerja Agustus tahun 2017 sebesar 2,40 juta orang.

Penduduk yang bekerja di NTT pada bulan Agustus mencapai 2,41 juta orang bertambah 91,5 ribu orang dibandingkan keadaan pada bulan Agustus tahun 2017 sebesar 2,32 juta orang.

Distribusi penduduk yang bekerja pada bulan Agustus 2018 berdasarkan KBLUI tahun 2015 sebagian sebesar penduduk bekerja di kategori pertanian sebesar 1,32 juta orang (54,73) persen, di ikut kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil , sepeda motor (9,64) persen dan kategori industri Pengelolahan (8,96) persen.

Baca Juga :  Calon Gubernur NTT Tidak Pro Rakyat Korban Tambang

Penduduk bekerja dan pengangguran menurut kabupaten /Kota pada tingkat kabupaten/Kota TPT terendah di kabupaten Timor Tengah Utara sebesar 0,85 persen , diikuti Timor Tengah Selatan sebesar 1,01 persen dan Sumba Barat Daya 1,01 persen.

Sebaliknya TPT tertinggi yaitu Kota Kupang 10,17 persen, diikuti Lembata 5,40 persen dan Belu 5,26 persen. TAPAK tertinggi di Sumba Barat Daya sebesar 79,68 persen sedangkan terendah di kota Kupang sebesar 57,67 persen. (lya/qi)

Comments

comments