ASDP Selalu Update Informasi Cuaca dari BMKG

0
103

Pihak ASDP Kupang selalu mendapatkan update informasi cuaca dari BMKG Kupang yang kemudian dijadikan sebagai referensi untuk memutuskan pemberian ijin pelayaran atau tidak. Setiap informasi ini biasa berlaku tiga hari sejak dikeluarkan BMKG.

Demikian dikatakan Kepala ASDP NTT, Cuk Prayitno Kamis (13/02/2020) di Ruang kerjanya. Ia mengatakan misalnya info hari ini sampai tiga hari kedepan update dari BMKG dan itu kami monitor

“Kalau gelombang lagi tinggi biasanya kita mempercepat keberangkatan misalnya bisa jadwal jam 10 kita majukan jadi jam enam, “katanya

Menurutnya, kami prioritaskan untuk pelayanan kepada masyarakat. Kalau memang kita upayakan, kalau memang dengan upaya sudah tidak memungkinkan ya kita stop. Kalau banyak masuk itu dengan memyesuaikan waktu pasang surut karena itu juga salah satu antisipasi terhadap cuaca.

“Kalau pas surut mungkin sambil di komunikasi dengan kapal yang melalui jalur itu gelombangnya bagaimana kadang-kadang namanya prakiraan cuaca namanya juga pra sudah bisa prediksi itu paling tidak mendekati tapi dari konfirmasi dengan stasiun pantai kemudian dengan antar kapal dengan kapal-kapal yang berlayar di jalur itu atau Jalaur yang akan dilewati. Bisanya konfirmasi komunikasi disana aman tidak biasanya tidak sama atau kadang disini di bilang tenang disana bergelombang maka itu perlu konfirmasi kalau sudah pasti baru jalan tapi kadang penggunaan jasa sering tidak percaya akhirnya kita kasih jalan dulu begitu gelombang tinggi baru balik, “tegasnya.

Baca Juga :  Penerimaan Cata TNI-AD Ikut Terganggu Penyebaran Covid-19 di Indonesia

Ia menjelaskan standar tiga meter keatas kapal tidak boleh jalan karena kapal beratnya rata-rata 2,5 jadi itu yang menjadikan kendala juga sedangkan mau memperbesar kapal dermaganya belum bisa. Maka dari itu kami benahi dermaga dulu dengan dermaga yang lagi di rehab ini bisa dengan kapasitas kapal yang lebih besar artinya itu bisa gelombang tiga meter sampai empat meter masih bisa kami layani tapi harus dermaganya dulu kita perbaiki kalau gak tidak bisa sandar juga khawatirnya tidak semua dermaga begitu di pelabuhan lainnya. Kalau pelabuhan-pelabuhan itu di bilang memungkinkan ya bisa kapal besar masalahnya kalau ada kapal besar standarnya di pelabuhan umum itu mahal bisa juga ijinnya tapi tarifnya harus di naikkan jadinya membebani masyarakat juga makanya kalau lagi gelombang begini banyak kapal Pelni

Hermin Welkis kalau cuaca ini saya kira mungkin sudah di publikasi ke mana-mana. Karena kalau khusus untuk pelayanan sendiri kami juga terapkan sistem buka tutup artinya di dalam informasi cuaca ini kita sudah sampaikan lintasan mana-mana. Ada lintasan yang kira -kira bisa dijalani ada lintasan yang tidak bisa di jalani.

Baca Juga :  Debit Air Bendungan Raknamo Sudah Mencapai 4 Juta Kubik

“Misalnya hari ini ke Rote kapal bisa jalan tapi tidak mungkin ke sabu bisa jadi dia sudah tetapkan disitu jalur-jalur pelayanan jadi saya kira untuk sekarang antisipasi cuaca buruk ini sudah cukup maksimal karena informasi dari BMKG itu kurang, “katanya (Lya)

Comments

comments