Bank NTT Expo REI Tahun 2020 Lampaui Target

0
149

KIBLATNTT.COM, KUPANGĀ — Bank NTT Expo REI kali ini penjualannya melewati target dari Target 150 Unit yang setara dengan 25 miliar bisa melewat sampai 155 unit. Puji Tuhan luar biasa sekali pencapaian hasil dari pada REI Expo.

Demikian dikatakan Ketua DPD REI NTT Bobby Pitoby, Minggu (20/12/2020) di Lippo plaza Kupang. Ia mengatakan seperti kita ketahui bahwa sekarang ini ada dalam keadaan covid-19 semua perekonomian kita masih mandek

“Kita ketahui bahwa kloter pertama, kloter kedua, ketiga di NTT mengalami kontraksi atau negatif pertumbuhan ekonominya ini yang kita harapkan dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa membangkitkan perekonomian di NTT untuk menuju ke positif. Walaupun sumbangsihnya mungkin tidak besar tetapi ini salah satu langkah awal untuk memulai perekonomian yang ada di NTT. Seperti saya katakan tadi jikalau perumahan itu berjalan ada 173 bisnis ikutan lainnya yang terdorong dan tergerak didalam sektor perumahan, “katanya..

Menurutnya, ada orang tukang batako, kasir, ada buruh, keramik, gymsum, bukan hanya itu saja sampai tukang ojek dan tukang sayur pun bisa berkembang didalam daerah itu jadi ini sangat-sangat membantu untuk menggerakkan roda perekonomian yang ada di NTT.

Baca Juga :  VBL: ASN Harus Berkontribusi Membawa Perubahan bagi Kemajuan Masyarakat

“Kami berterima kasih banyak sekali kepada Bank NTT yang selama ini selalu mendukung program REI Expo sebagai sponsor utama kita bukan saja sponsor untuk kegiatan tetapi sponsor untuk pembangunan yang ada di NTT karena dari pembangunan di NTT roda-roda ekonomi dari Bank NTT sendiri dengan inisiatifnya Dirut di Desember 2020 ini mengeluarkan program yang namanya Gebyar KPR.

“Gebyar KPR ini sebenarnya mengantisipasi kekurangan kuota yang selama ini menjadi kendala di NTT. Di NTT kita punya kuota selalu kurang tidak cukup dan akhir tahun kita tidak bisa akad karena tidak ada kuota lagi dengan adanya program gebyar KPR ini menjawab program-program itu. Walaupun ada perbedaan sedikit dengan FLPP tapi sangat-sangat membantu sekali untuk masyarakat yang ingin memiliki rumah tapi kuotanya habis dan lain-lain. kita sangat berterima kasih kepada Bank NTT dalam hal ini yang di pimpin oleh Pak Alek sekali lagi saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, “tegasnya.

Ia mengatakan, Program Gebyar KPR ini baru di launching Desember tahun 2020 tetapi seperti kita saksikan tadi bukan hanya asal omong program tapi tidak ada jalan tapi itu sudah ada realisasinya. Tadi itu ada dua nasabah sudah menanda tangani surat perjanjian pemberian Kredit (SPPK) nya itu berarti mereka sudah bisa dapat rumahnya ini sangat-sangat membantu sekali untuk merumahkan mereka diakhiri-akhir tahun seperti sekarang kuota kita ini sudah habis ini bisa pakai gebyar KPR.

Baca Juga :  Linmas di Kota Kupang Ikut Pendidikan dan Pelatihan

“Untuk Gebyar KPR tidak ada kuotanya. Menurut Dirut Bank NTT sekuat-kuatnya kita saja kita harus bisa menyalurkan program ini karena ini dana yang khususkan oleh Bank NTT untuk merumahkan masyarakat jangan salah merumahkan masyarakat melakukan pembangunan di NTT jadi itu salah satu tanggung jawab Bank NTT yang sudah disampaikan bahwa menjadi garda terdepan pembangunan di NTT sedangkan REI NTT sendiri merupakan garda terdepan pembangunan perumahan di Indonesia, “ujarnya.

Terkait kuota FLPP ia menjelaskan rumah subsidi ada tiga jenis program yang berbeda pertama FLPP kedua Selisih Suku bunga (SBB),pembiayaan berbasi tabungan (BP2BT) tiga program yang sangat berbeda namun biasanya orang lebih minat kepada FLPP karena uang muka rendah, suku bunganya hanya lima persen selama dua puluh tahun bedanya dengan SBB cuma 10 tahun tapi program FLPP ini kuotanya sangat terbatas sekali seperti Bank NTT cuma lima ratus di Bank BTN cuma 600– 700 unit saja terus di Bank BRI itu terbatas juga 300–400 unit Bank Mandiri dan BNI juga begitu jadi sangat-sangat terbatas sekali sedangkan kebutuhan akan perumahan di NTT sangat-sangat besar, “ungkapnya. (lya)

Baca Juga :  KPP Pratama Kupang Maksimalkan Layanan Online kepada WP melalui Pesan WhatsApp

Comments

comments