Baru Terbentuk, Marapu Jeep Sumba Lakukan Aksi Nyata

555
2612

Tambolaka — Kehidupan nenek paru baya yang hidup sebatang kara di dalam gubuk reot yang tidak layak di dusun Paneta desa Tana Mete Kecamatan Kodi Balaghar kini mendapat perhatian serius dari Komunitas Marapu Jeep Sumba.

Komunitas Marapu Jeep Sumba (MJS) bersama ketua dewan penasehat, Ratu Wulla Talu, Selasa (28/11/2017) siang berkunjung ke gubuk nenek Inya Gheru Dawa dengan membawa bantuan sembako seperti beras, seng 50 lembar, semen, pakaian layak pakai, uang dan peralatan masak.

Ratu Wulla Talu saat memakaian baju yang dibawa kepada nenek Inya Gerhu Dawa

Ketua MJS, Jance Butana mengaku keadaan nenek Inya Gheru Dawa di dalam gubuk reot sangat memprihatinkan.

“Saya yakin siapapun yang melihat keadaan nenek ini yang jelas tidak bisa berbicara dan hanya meneteskan air mata. Bagaimana tidak, atap gubuknya saja tetap berlubang dan jika hujan turun nenek itu pasrah berteduh di dalam gubuk reot,” jelasnya.

Dikatakannya kehidupan nenek Inya Gheru Dawa sebelumnya sangat berkecukupan alhasil perjuangan dan kerja keras almarhum anak satu-satunya.

“Kami tanya nenek itu jadi ia jelaskan dulu dia hidup lumayan berkecukupan karena anaknya berdagang hasil kebun. Namun ketika anaknya meninggal dan rumahnya terbakar, maka kehidupan nenek ini seperti yang kita lihat tadi,” pintanya.

Baca Juga :  Layani Ramadan dan Idul Fitri,Telkomsel Bangun 12.000 BTS Multi-band LTE

Jance Butana berharap warga sekitarnya turut membantu untuk membangun rumah layak huni untuk nenek Inya Gheru Dawa.

“Minggu ini kita akan kawal pembangunan rumah untuk nenek itu. Kita berdoa bersama semoga semuanya dapat berjalan dengan lancar,” harapnya. (red)

Comments

comments