Bayi Wajib Didaftarkan ke BPJS

0
418

Kupang — Bayi yang baru lahir wajib didaftarkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan paling lambat 28 hari sejak di lahirkan.

Demikian dikatakan Kepala BPJS Kesehatan NTT, Fauzi Lukman Nurdiansyah saat mengelar jumpa pers, Rabu, (19/12/2018).

Dikatakannya bahwa pemberlakuan itu Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 tahun 2018. Jika sudah didaftarkan dan iurannya sudah dibayarkan, maka bayi tersebut berhak memperoleh jaminan pelayanan kesehatan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Sedangkan bagi bayi yang dilahirkan dari peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), secara otomatis status kepersertaannya mengikuti orang tua sebagai peserta PBI.

Hal tersebut sebagai implementasi program JKN-KIS dan penyempurnaan aturan BPJS sebelumnya, peraturan tersebut mulai berlaku tiga bulan sejak Perpres tersebut diundangkan.

“Perpres ini penyempurnaan dari aturan sebelumnya, dengan adanya Perpres tersebut mendorong semua lembaga untuk melakukan perbaikan dari berbagai aspek guna efesiensi dan efektivitas pelaksanaan program JKN-KIS,” tambah Fauzi.

Perpres tersebut juga katanya mengatur status kepersertaan bagi perangkat desa, aturan suami-istri yang sama-sama bekerja, status peserta yang ke luar negeri, tunggakan iuran, denda layanan dan aturan JKN-KIS terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Baca Juga :  Walikota Resmikan Dua Gedung Baru RSUD SK. Lerik

Selain itu lanjutnya bahwa status kepesertaan bagi kepala desa dan perangkat desa dalam JKN-KIS segmen pekerjaan penerima upah (PPU) yang di tanggung oleh pemerintah

Dijelaskannya bahwa perhitungan iurannya sama dengan perhitungan iuran bagi PPu tanggungan pemerintah lainnya, yaitu dua persen dipotong dari penghasilan peserta yang bersangkutan dan tiga persen dibayarkan oleh pemerintah. (lya/qi)

Comments

comments