BP Jamsostek Berikan Pelatihan Vocational Training bagi Pekerja yang Kena PHK

0
28

KIBLATNTT.COM, KUPANG — BP Jamsostek hadir kembali memberikan layanan dalam bentuk pelatihan atau “vocational training” kepada para pekerja yang mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Karena dampak dari virus Corona (Covid-19) tidak hanya merugikan sisi kesehatan, bahkan turut mempengaruhi perekonomian, tidak sedikit perusahaan yang merumahkan bahkan memberhentikan karyawannya.

Melalui vokasi ini, BP Jamsostek akan mendampingi pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan putus kontrak. Untuk mendapatkan pelatihan atau ketrampilan khusus dengan melakukan reskilling, maupun upskilling, sebagai harapan mereka mampu bekerja kembali atau menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

Di era new normal yang sedang berlangsung dan masih dalam dalam pandemic covid – 19 tidak menghalangi niat BPJamsostek untuk membuka kelas vokasi yang merupakan pelatihan vokasi di tahun 2020, guna memberikan manfaat lebih kepada para pekerja yang di PHK dengan tujuan agar para pekerja, bisa meningkatkan kemampuan maupun kompetensinya untuk bekerja kembali.

Kepala Bidang Pelayanan BP Jamsostek NTT Syamsul Anas menyampaikan jenis pelatihan yang sudah di mulai di UPTD Latihan Kerja Provinsi NTT yaitu, pelatihan Kue dan Roti, pelatihan pengolahan hasil pertanian dan pelatihan sayur hidroponik. vokasi BP Jamsostek dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan peserta, meningkatkan kualitas, keterampilan dan kompetensi peserta. Serta yang paling penting adalah meningkatkan peluang kerja dan peluang membuka usaha secara mandiri.

Baca Juga :  Danrem 161/WS Kupang Terima Kunjungan LPPM Universitas Pertahanan

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT yang diwakili oleh sekretaris dinas, Untung Sudrajat menyampaikan Kegiatan seperti ini sangatlah membantu kepada para pekerja yang mengalami PHK, khususnya Tenaga kerja yang mengalami PHK akibat dari pandemic covid – 19

“Terima kasih kepada BP Jamsostek NTT yang telah membantu Pemerintah dalam meningkatkan skill dan menjadi pekerja yang mandiri selain itu pelatihan ini merupakan salah upaya mengatasi pengangguran,” ungkapnya.
“Saya sangat mengapresiasi BP Jamsostek Kantor Cabang Nusa Tenggara Timur sebagai pelopor program vokasi, dan membantu pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat, saya harap program vokasi ini dapat menambah skill dari pekerja,” Untung Sudrajat

Sementara itu Armada Kaban Kepala BP Jamsostek NTT menyampaikan mengikuti vokasi ini, pekerja yang mengalami PHK bisa mendapat skill dan menjadi tenaga kerja terampil dan kompeten yang siap bekerja lagi serta mampu meringankan beban para pekerja ter-PHK untuk meningkatkan keahliannya”.

“Harapan kami dalam program ini bisa berkelanjutan dalam pelaksanaannya. Yang jelas, dengan program ini kami ingin memberikan sumbangsih kepada pemerintah daerah dalam menyejahterakan warganya. Jika mereka sudah bekerja, maka akan ada penghasilannya,” katanya.(*/lya)

Baca Juga :  Gubernur NTT: Narasikan Festival Dugong dan Alquran Tua secara Baik dan Indah

Comments

comments