Calon Gubernur NTT Tidak Pro Rakyat Korban Tambang

0
2381

Kupang — Para calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini sedang melakukan kampaye dinilai tidak berpihak pada rakyat korban tambang di sejumlah wilayah di NTT.

“Mereka (Seluruh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur) diduga memiliki catatan buruk dalam hal perusahaan tambang dan perkebunan berskala besar di NTT,” kata Ketua Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Melky Nahar di Kupang, Selasa (6/3/2018).

Padahal katanya, keempat kandidat calon gubernur NTT yang bersaing adalah mantan bupati, wakil gubernur, dan anggota DPR.

Dalam konteks pertambangan lanjutnya, masih terdapat 309 izin tambang yang menyebar di 17 kabupaten di NTT. Kehadiran pertambangan dinilai telah merampas lahan dan merusak hutan, mencemari air dan pesisir pantai, bahkan tidak sedikit warga dikriminalisasi hingga berujung di penjara karena membela tanah dan airnya.

“Selain tambang, investasi perkebunan skala besar seperti di Kabupaten Sumba Timur dan Ngada juga mengorbankan rakyat kecil,” ujarnya.

Dia menegaskan para kandidat yang bertarung dalam pilgub NTT adalah politisi lama yang memiliki rekam jejak terkait pertambangan dan perkebunan.

Baca Juga :  Sinar Mas Mengaji: Khatam Al Quran dan Doakan Kelestarian Lingkungan

Christian Rotok calon wakil gubernur dari Gerindra dan PAN misalnya, pernah mengobral 22 izin tambang selama dua periode menjadi Bupati Manggarai.

Sementara Calon Gubernur dari PDIP, Marianus Sae pernah menerbitkan lima izin tambang pada 2010 saat dilantik menjadi Bupati Ngada dan satu izin tambang perkebunan di tahun 2011.

Kandidat lain seperti Esthon Foenay calon gubernur dari Gerindra dan PAN ( Esthon-Chris) Viktor Laiskodat-Joseph Nae Soi (Viktor-Jos) yang diusung NasDem, Golkar dan Hanura, dan Benny Harman-Benny Litelnoni (Harmoni) yang diusung Partai Demokrat, PKS dan PKPI serta Emi Nomleni calon wakil gubernur pasangan Marianus Sae (Marianus-Emi) dari PDIP dan PKB tidak memiliki rekam jejak yang baik sebagai tanda keterlibatan mereka dalam setiap persoalan masyarakat. (lya/qi)

Comments

comments