Covid Terus Meningkat, Pemkot Inisiatif Tiadakan Perayaan yang Libatkan Banyak Orang

0
68

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Akibat kasus Covid-19 di kota Kupang yang terus mengalami peningkatan secara signifikan melalui transmisi lokal yakni mencapai 814 kasus positif Covid-19, dirawat 534 dan meninggal 24 orang, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang berinisitif agar seluruh perayaan yang mengumpulkan banyak orang tidak dilaksanakan.

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man saat konfrensi pers, Jumat, (18/12/2020). Ia mengatakan Pemkot Kupang melarang seluruh perayaan menyambut hari raya Natal dan Tahun Baru yang bersifat mengumpulkan banyak orang, akibat pendemi Covid-19.

Ibadah gereja boleh dilakukan sepanjang dengan protokol kesehatan, namun secara liturgis diserahkan pada pimpinan gereja dan bersifat himbauan.

“Natal tahun ini secara liturgis diserahkan pada pimpinan gereja. Untuk akhir tahun pemerintah tegaskan tidak ada pesta akhir tahun, “katanya.

Untuk perayaan akhir tahun Pemkot tetap menegaskan, tidak ada perayaan atau pesta akhir tahun yang disesuaikan dengan edaran Kapolri dan Kapolda yang melarang mengeluarkan ijin keramaian untuk kumpul massa, pesta kembang api dan pawai akhir tahun. Namun tempat hiburan tidak dilarang, tapi wajib mengikuti protokol kesehatan.

Baca Juga :  BPJamsostek Mabar Lindungi TKD

“Secara liturgis diserahkan ke pemimpin gereja, tapi pemerintah mengatakan boleh ibadah di gereja dengan syarat protokol kesehatan. Untuk akhir tahun di tegaskan tidak ada pesta, “tegasnya.

Pemkot Kupang juga berharap menjelang natal, setiap gereja tidak lagi melakukan kegiatan seperti pembabtisan, sambut baru, sidi hingga nikah. (lya)

Comments

comments