Demo Tolak UU MD3 di DPRD NTT Ricuh

820
3821

Kupang — Aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang MD3 oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Kota Kupang berlangsung ricuh.

Massa yang berjumlah sekitar puluhan orang itu tiba di gedung DPRD Provinsi NTT sekitar pukul 09.00 wita dan dikawal aparat Kepolisian dari Polres Kupang Kota.

Sekitar pukul 13.00 wita, aksi massa berubah menjadi anarkis lantaran tuntutan mereka untuk menghadirkan salah satu anggota DPRD NTT gagal.

Karena tidak berhasil menemui salah satu anggota DPRD NTT, massa mulai meneriakan yel-yel untuk membakar semangat sehingga kericuhanpun tak terhindari.

Massa mulai melakukan aksi dengan membakar ban mobil bekas dan kayu yang telah disiapkan dalam melakukan aksinya.

Akibat kericuhan itu juga, sejumlah kaca gedung kantor DPRD NTT pecah dilempari massa.

Aparat Kepolisian yang menjaga jalannya aksi langsung bertindak dengan menangkap dan mengamankan sejumlah orang yang diduga melakukan aksi kericuhan.

Mobil water Cannon atau kendaraan taktis Polisi untuk mengamankan aksi brutal massa langsung diturunkan untuk memadamkan api serta Polisi juga menembakan gas air mata ke massa untuk membubarkan aksi.

Baca Juga :  Dosen Teknik Bilang Campuran Tidak Sesuai Spek, PPK Bantah

Untuk diketahui, undang-undang MD3 telah disetujui dan disahkan DPR RI pada Februari 2018 namun mendapat penolakan dari sejumlah elemen masyarakat termasuk wartawan karena ada pasal-pasal tertentu dalam UU tersebut yang dianggap membatasi warga untuk melakukan protes atau kritik terhadap anggota MPR RI, DPR RI, DPD RI dan DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota. (lya/qi)

Comments

comments