Di Duga Tak Berkualitas, Fondasi Gedung Pasar Radamata Pecah

0
1776

Tambolaka — Proyek peningkatan pembangunan pasar Radamata yang saat ini sementara sedang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Adisti Indah dengan nilai kontrak sebesar Rp 5.678.800.000 di duga tidak berkualitas. Pasalnya, fondasi bangunan tersebut sudah retak dan pecah sepanjang sekira dua meter.

Desain Pembangunan pasar tersebut direncanakan‎ menjadi pasar modern dengan bangunan berlantai dua. Namun, kini pasar yang dibanggakan masyarakat akan menjadi pasar modern itu diragukan lantaran masih dalam proses pengerjaan, fondasi bangunan tersebut telah pecah.

GL warga Tambolaka kepada kiblatntt.com, Jumad (22/12/2017) mengungkapkan kekecewaannya atas hasil pekerjaan yang di kerjakan oleh kontraktor pelaksana yang diduga tidak berkualitas. Menurutnya, hasil pekerjaan ini menunjukkan bahwa kontraktor Pelaksana hanya mengejar keuntungan tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan tersebut.

“Hasil pekerjaan ini menandakan kontraktornya hanya mengejar keuntungan semata. Buktinya sementara dalam proses pengerjaan tapi sudah dua kali fondasi gedung ini pecah,” ujarnya.

Tembok fondasi yang pecah diabadikan bulan lalu. Saat ini sudah ditambal

Dikatakannya bahwa awal mula pecahnya fondasi tersebut pada bulan lalu di bagian selatan gedung dan sudah di tutup kembali dengan diduga hanya di plester. Namun, fondasi gedung tersebut kembali retak dan atau pecah dibagian lain yakni dibagian timur sekira dua meter.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-75 Ditengah Pandemi, PMI Kota Kupang Gelar Acara Sederhana

Menurutnya, dengan kondisi fondasi gedung yang seperti itu, bisa tidak mungkin ketika ada gempa sedikit, gedung pasar tersebut bisa ambrol.

“apalagi wilayah kita ini rawan gempa, kalau nanti terjadi gempa bisa saja gedungnya roboh, karena kuatnya sebuah gedung ada pada fondasinya. Sementara kalau fondasi sudah tidak bagus, bisa bahaya,” ungkapnya.

Terpantau media ini, Jumad (22/12/2017) siang, tampak para buruh sedang melakukan pekerjaan dan terlihat salah satu sisi fondasi tampak retak dan pecah.

Wartawan media ini mencoba mengkonfirmasi ke salah seorang pengawas PT. Adisti Indah Melki Mangi, Sabtu (23/12/2017) malam lewat pesan Whats App miliknya, namun tidak ada tanggapan dari Melki Mangi yang diketahui pesan Whats App tersebut telah dibacanya.

“Selamat malam pak Melki. Saya mau konfirmasi menyangkut pasar radamata yang di kerjakan saat ini, kenapa fondasinya sudah dua kali pecah??? Mohon tanggapannya.

Demikian pesan yang dikirimkan. Wartawan media ini juga mencoba untuk menghubungi Melki Via telepon selulernya sebanyak tiga kali, namun juga tak direspon/diangkat. (red)

Baca Juga :  Kunjungi Pembangunan Bendungan Temef, Wagub Harapkan Bisa Bermanfaat Maksimal

Comments

comments