Dispendukcapil Kota Kupang Buka Layanan Zonasi

0
51

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Peringatan ulang tahun kepemimpinan Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man atau yang lebih dikenal dengan Firmanmu. Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) membuka pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) selama 216 jam terhitung 14-22 Agustus 2020.

“Pelayanan ini merupakan terobosan baru yang dilakukan untuk memenuhi segala kebutuhan administrasi warga kota Kupang,” kata Kepala Dinas Dukcapil kota Kupang, Agus Ririmaase, Selasa, 25 Agustus 2020.

Menurut dia, pelayanan adminduk bagi warga Kota Kupang dengan total 216 jam tersebut terhitung sejak tanggal 14-22 Agustus 2020 (9 hari kerja), dibuka selama 24 jam, dengan sistem pembagian shift kerja yakni 08.00-16.00, 16.00-22.00 dan shift terakhir pukul 22.00-08.00

Adapun ketersediaan blangko yang disiapkan sebanyak 12 ribu dengan capaian pelayanan antara lain percetakan e-KTP sebanyak 4.101, Kartu Keluarga (KK) 1.079, Kartu Identitas Anak (KIA) sejumlah 1.057, Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI).31 lembar, akta lahir 420 lembar, akta kematian 33, akta perkawinan 88 lembar, akta perceraian sebanyak 2 lembar dan dan SKPBPM sebanyak 5 lembar.

Baca Juga :  Gubernur NTT: Kerja Fokus adalah Cara untuk Keluar dari Permasalahan

“Kami berterimakasih kepada Dirjen Dukcapil Kemendagri yang telah menyiapkan blangko sebanyak 12 ribu keping dalam rangka pelayanan 24 jam,”tambah Agus.

Layanan pengurusan adminduk 24 jam menjadi terobosan pelayanan pemerintah Kota Kupang dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat secara luas untuk memperoleh kebutuhan dokumen diri sebagai hak dari warga negara.

Terhitung 24 Agustus 2020, Disdukcapil Kota Kupang kembali melaksanakan pelayanan adminduk dengan sistem zonasi, dengan pembagian jadwal yakni senin bagi warga kecamatan Oebobo, Selasa Kecamatan Maulafa, Rabu Kecamatan Alak, Kamis Kecamatan Kelapa Lima, Jumat Kecamatan Kota Raja dan Kota Lama. (lya)

Comments

comments