Dosen Teknik Bilang Campuran Tidak Sesuai Spek, PPK Bantah

0
2997

Tambolaka — Pejabat pembuat komitmen (PPK) pasar Radamata membantah pernyataan dosen teknik sipil Akademi Teknik Kupang bahwa campuran yang digunakan dalam pekerjaan gedung pasar Radamata sudah sesuai spek.

“kita lihat saja warna campuran, hitamnya sudah pas. Dari segi campuran sudah sesuai spek, coba kita pegang tidak rapuh,” kata PPK, Boby D. Loma kepada kiblatntt.com, Selasa (26/12/2017) saat ditanya tanggapannya soal retaknya pondasi pasar Radamata.

Dikatakannya bahwa dari segi campuran dia melihat tidak ada kecurangan, namun namanya juga tukang sehingga dalam pekerjaan tidak semuanya mereka tahu, namun tentu dia berharap pekerjaan itu sesuai dengan apa yang diminta.

“jadi untuk pasangan itu paling satu empat atau satu lima campurannya. Paling ada juga sedikit-sedikit yang lebih tapi saya lihat secara umum sudah sesuai spek,” pungkasnya.

Menurutnya keretakan itu tidak berpengaruh kepada bangunan utama pasalnya pondasi gedung tersebut menggunakan footplate. Sedangkan pondasi yang retak itu hanya kelilingnya saja dan itu pondasi biasa sehingga tidak berpengaruh dan dapat ditangani secepatnya.

Baca Juga :  Natal Memiliki Kekuatan untuk Membaharui

“kita pantau terus, jadi kalau memang sudah terbuka parah, itu salah sudah. Nanti kita lihat pergerakannya, dari awal kita tutup atap airnya apa jatuh di pondasi atau tidak, makanya kelihatan ada pergerakan. Hanya saja persoalannya karena pondasi pasangan tinggi dan panjang, tapi spek masuk,” cetusnya.

Dijelaskannya bahwa keretakan itu hanya hal biasa, apa lagi saat ini masih dalam proses pengerjaan, tidak mungkin dibiarkan terus begitu. Karena masih ada juga masa pemeliharaan, tetapi jika habis masa pemeliharaan dan masih terjadi seperti itu maka tentu tidak di PHO.

Sebelumnya Dosen teknik sipil pada Akademi Teknik Kupang, Vincent Mone mengatakan jika dilihat dari warna campuran, maka itu lebih banyak pasirnya dan itu tidak sesuai spek.

“dari pengamatan saya, warna campuran begitu, itu lebih banyak pasirnya, bisa saja itu bukan satu lima tapi satu delapan atau sepuluh. Dan dari warnanya itu tidak sesuai spek,” tandasnya. (red)

Comments

comments