DPRD Kota Kupang Minta Pemerintah Antisipasi Potensi Gesekan di Pantai Pasir Panjang

0
63

KIBLATNTT.COM, KUPANG — DPRD meminta Dinas Perikanan Kota Kupang harus terus mengawasi pantai pasir panjang janganlah jadikan tempat pembuangan limbah para penjual ikan.

Anggota DPRD Fraksi PDIP Kota Kupang, Adrianus Talli dalam sidang Paripurna siabg tadi,Senin (30/11/20) di Gedung DPRD Kota Kupang. Ia meminta lokasi tempat penjualan ikan depan aston yang sementara di pindahkan dilapangan sepak bola mini Kelurahan Pasir Panjang.

“Saya percaya dan yakin bahwa Pemerintah telah merencanakan itu,secara baik di dukung dengan alokasi anggaran yang ada sebesar 5 miliar lebih . Tetap memjadi catatan bagi pemerintah terutama Dinas Perikanan,” katanya.

Adrianus, minta lakukan pengawasan dan berkoordianasi dengan seluruh pihak terkait dengan tanggung jawab disitu supaya jangan ada gesekan antara para penjual ikan itu, dengan warga kelurahan pasir panjang dengan pemerintah.

“Saya tidak tahu apakah pemerintah mengetahui atau tidak, tapi saya mau sampaikan ada tim benih-benih awal terjadinya gesekan antara masyarakat penjual ikan organisasi dan juga masyarakat pasir panjang.

Adrianus pun mengingatkan kepada Pemerintah dan Dinas Perikanan, jangalah melepas tangan juga tanggung jawab terkait dengan dengan ini, jangan berpikir bahwa sudah berhasil menutup lokasi penjual ikan yang di depan Hotel Aston sudah selesai belum masih ada kurang lebih 9 bulan keberadaan penjual ikan disitu.

Baca Juga :  PDAM Kota Kupang Pasang Wastavel Portable di Pasar dan Taman

Dampak negatif dari pada renofasi itu menjadi tanggung jawab Pemerintah, saya ingatkan lagi bahwa jangan sampai pantai dijadikan tempat untuk membuang limbah dari tempat penjual ikan. Saya ingatkan lagi janganlah pantai itu dijadikan tempat pembuangan limbah,” paparnya.

Saya lihat dan dapat laporan dari masyarakat bahwa itu sudah ada tanda-tanda marahnya, sekali lagi ingatkan kepada pemerintah juga Kadis perikanan Kota Kupang tolong segera melakukan pengawasan yang baik di lokasi penjual ikan tersebut itu agar tidak terjadi hal-hal yang aneh,” tegas Adrianus (lya)

 

Comments

comments