Gubernur VBL Letakkan Batu Pertama Pembangungan GMIT Oemathonis Tubumnanu

0
77

KIBLATNTT.COM, SOE  — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) , Victor Bungtilu Laiskodat dalam kunjungan kerja juga sempat melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Gereja GMIT Oemathinis Tubumnanu, Selasa (16/11/2020) di Desa Billa Kecamatan Amanuban Timur Kabupaten Timur Tengah Selatan.

Ketua panitia Geraja Oemathinis Tubumnanu, Ruben H. Asbani mengatakan jumlah kepala Keluarga (KK) 54 terdiri dari 7 rayon dengan jumlah jiwa sebanyak 243 jiwa tentunya ini adalah jumlah jemaat terkecil diantara empat mata jemaat yang ada

Panitia berusaha untuk melaksanakan pembangunan gedung gereja tentunya ini merupakan satu harapan dan kerinduan dari jemaat Oemathinis Tubumnanu dari tahun ke tahun dan kondisi gedung yang kita tempati ini di bangun pada tahun 1987.

“Rencana pembangunan untuk gedung baru ini baru di rencanakan tahun 2019 dan pada tanggal 10 Januari 2020 telah di lakukan rapat panitia dan dibentuk sebuah panitia pembangunan Gedung Gereja Oemathinis Tubumnanu merupakan satu kerinduan bagi jemaat melalui panitia dan majelis yaitu untuk menikmati pembangunan yang baru, “katanya.

Baca Juga :  Satgas di Kelurahan Harus Ikut Berperan Perangi Covid-19

Menurutnya, tempat ini menjadi kerukunan umat beragama saling membantu terutama diutamakan pelayanan. Panitia berusah melakukan berbagai upaya dan telah mengajukan proposal baik di Pemerintahan daerah maupun propinsi dan khususnya hari ini kami sangat mengharapkan uluran tangan dari Gubernur NTT kiranya bisa membantu pembangunan gereja Oemathinis Tubumnanu.

“Dana yang kita butuhkan untuk pembangunan gereja Oemathinis Tubumnanu sebesar Rp 400 juta dan dana yang sudah terkumpul baru Rp 11 juta, “ujarnya.

Dalam sambutan Gubernur yang disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur, David Pandie mengatakan kehadiran Gubernur tidak hanya kehadiran secara fisik tapi kehadiran untuk memberikan semangat, spritualitas kepada Jemaat semua.

“Dalam rangka untuk membangun tidak hanya membangun gedung gereja tetapi membangun jemaat dan juga membangun dalam rangka ikut serta gereja dalam pembangunan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kita melakukan pembangunan di jemaat ini. Tadi kekuatan jemaat terus terang ada Rp 11 juta dan tentu mereka membutuhkan dukungan dari kita semua yang hadir.

“Saya kira tidak hanya Gubernur tapi juga Bupati seluruh perangkat daerah propinsi maupun Kabupaten saya kira kalau Gubernur sudah menyatakan dukungan. Tidak ada satupun yang tidak menyatakan dukunganya. Ini 11 juta saja direncanakan 400 juta masih kurang 389 juta mungkin tidak semua di tanggung masing-masing kita berikan tadi dikatakan meminta dengan hati yang tulus dan ikhlas dengan suka cita saya kira mungkin, “ungkapnya.

Baca Juga :  Danrem 161/WS Berikan Pengarahan Kepada 485 Personil Tamtama

Mudah-mudahan Gubernur kembali kesini tapi yang lain sudah pensiun tidak bisa kembali disini tetapi ada mama disini ada mama di jemaat ini sehingga kita pun nanti kelak diatas di tanya turut membangun juga tadi dikatakan sebagai

Bahwa tempat ini adalah tempat ibadah dan gereja tidak hanya membangun gedung membangun gedung jangan sampai membuat jemaat menderita stunting bertambah ini tidak boleh membangun gereja membangun jangan sampai gedungnya mewah tapi jemaat disini menderita stunting tambah banyak oleh karena itu bapak ibu pendeta pelayan GMIT empat yang lain ada pelayanan harus di dorong kalau hari ini Gubernur ada disini harus ada tekad yang baik jemaat ini bertekad stunting nol sehingga kalau Tuhan berkati tahun depan disini tidak ada lagi stunting kami bangun seimbang antar gedung dengan tidak ada stunting dan putus sekolah. (lya)

Comments

comments