Hampir Semua Daerah Mengalami Kekeringan

0
22

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Hampir semua daerah di Sumba Timur Mengalami kekeringan karena kemarau panjang. Namun tidak semua sungai kering, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk menanam tanaman jagung, ubi-ubian, maupun kacang-kacangan.

“Hampir semua daerah mengalami kekeringan. Tapi kita khusus untuk daerah-daerah dan aliran sungai masih banyak juga sungai yang tidak kering itu kita optimalkan,” jelas Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora Selasa (29/10/2019) di Hotel pelangi Kupang.

Ia mengatakan untuk pemanfaatan sungai, masyarakat sudah dibantu dengan pompa air yang cukup banyak dari berapa tahun lalu, sehingga itu bisa diusahakan untuk menanam jagung, kacang-kacangan, ubi-ubian.

“Kalau disepanjang pantai ada 14 kecamatan yang ada wilayah pantainya tidak semua bisa budidaya rumput laut. Tapi di daerah-daerah yang bisa budidaya rumput laut itu hampir semua penduduk di desa-desa pinggir itu budidaya rumput laut,” katanya.

Menurutnya, karena itu cukup membantu masyarakat, sehingga tidak hanya masyarakat yang dari pesisir saja yang budidaya rumput laut. Namun dari pedalaman juga banyak yang turun ke laut untuk budidaya rumput laut. Karena tidak terlalu sulit siapkan lokasi hanya belajar cara ikatnya. Hanya tinggal dijaga dan dikontrol, sehingga jika ada ombak besar dan talinya putus langsung disambung kembali.

Baca Juga :  KPP Kupang Terbaik Se-Nusa Tenggara

“Hampir semua desa kekeringan tapi di beberapa desa ada sumber-sumber air yang bisa dimanfaatkan terutama tadi yang saya bilang daerah aliran sungai,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur juga memiliki cadangan beras sebanyak 100 ton. Namun masih diinventarisir pemanfaatannya, karena belum diketahui sampai kapan kekeringan ini akan berakhir.(lya)

Comments

comments