Ini Dia Sosok Pemuda Yang Mengelilingi Dunia Menggunakan Sepeda‎

0
2831

Tambolaka — Mengelilingi dunia menggunakan transportasi sederhana tidaklah muda untuk semua orang. Namun tidaklah demikian oleh seorang pemuda asal Jakarta, Budi Chontrador Chandra (32) yang menghabiskan waktunya untuk mengelilingi dunia menggunakan sepeda.

Alhasil dari hobinya berpetualangan itu, terdengar di telinganya bahwa di Sumba khususnya Kabupaten SBD terdapat sebuah tempat wisata yang telah mencuat di permukaan, yaitu Danau Weekuri.

Budi yang biasa di sapa itu akhirnya memutuskan untuk berkunjung di Sumba pada, Senin (28/8) lalu dan sudah 15 hari berada di Sumba, Budi telah mengunjungi empat kabupaten di Sumba. Budi juga menjelaskan dirinya senang hidup kembali di alam. “Saya menjalani hobi ini sudah dari tahun 1990 dan senang hidup di hutan, tidur di hutan dan makan di hutan,” ungkapnya.

Sampai dengan saat ini menurut pengakuannya, dirinya telah mengunjungi delapan negara yang ada di dunia, di antaranya Indonesia, Cina, Vietnam, Laos, Thailand, Kamboja, Singapura dan Malaysia dengan menggunakan sepeda dengan bermuatan 50 kilogram.‎

Baca Juga :  Rastra Kota Kupang Segerah Disalurkan

Baginya mengelilingi dunia menggunakan sepeda bukan dilihat dari perjalanannya tetapi bersepeda akan mempermudah berinteraksi dengan semua orang. “Intinya dengan bersepeda kita akan mudah berjumpa dan berinteraksi dengan semua orang, tidak kalah penting kita akan sehat selalu. Kalau menggunakan motor dan mobil, menurut saya itu agak sulit untuk berinteraksi dengan sesama,” ungkap pemuda ceria dan hobi bercerita itu, Senin (11/9/2017) di Weetebula.

Menurutnya, dirinya memilih sepeda sebagai teman perjalanannya itu lantaran dirinya ingin hidup kembali di alam. “Saya memilih sepeda itu karena sangat simple. Jika kita menggunakan motor agak susah untuk berinteraksi dengan alam dan sesama manusia, begitu juga dengan menggunakan mobil jelas kita tidak akan tersentuh oleh matahari. Beda halnya dengan menggunakan sepeda. Banyak yang mengatakan hobi saya ini lebih dari orang gila, namun bagi saya dengan bersepeda disitulah saya menemukan jati diri saya,” ungkapnya sampai terkekeh malu.

Selama menjelajahi dunia katanya tidak ada tantangan besar yang dihadapi hanya masalah kecil seperti ban pecah.‎

Baca Juga :  Pemkot Gelar Workshop Revitalisasi Koperasi

Lanjut Budi menjelaskan bahwa selama ini perjalanannya mengelilingi dunia dibiayainya sendiri. “Saya pakai dana pribadi dan juga selama ini ketika saya berkunjung di luar negeri banyak bantuan dari pemerintah namun saya tolak. Kalau bicara makan minum saya di perjalanan pernah saya makan tokek, makan jangkrik dan pilih singkong dijalan untuk makan malam, ya itu karena saya kekurangan dana,” tambahnya.

Warga Waitabula, Gerald Kalumbang mengapresiasi keberanian Budi yang mampu mengelilingi dunia menggunakan sepeda. “Saya apresiasi keberaniannya itu, dan juga ini langkah yang tepat untuk memperkenalkan Sumba lebih jauh lagi kepada dunia lewat petualangan mas Budi,” ungkapnya singkat. (red)

Comments

comments