Ini Kronologis Tragedi Berdarah Sabu

413
8557
Sabu—Selasa tanggal 13 Desember 2016 pukul 09.00 Wita bertempat di SDN 1 Sabu Barat Kecamatan Sabu barat Kabupaten Sarai telah terjadi kasus Penganiayaan Berat terhadap anak-anak sekolah SDN 1 Sabu Barat cheap jerseys China . ‎
Disaat jam pelajaran berlangsung sekira pukul 08.47 Wita, datang pelaku yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya memasuki ruangan kelas V SDN 1 Sabu Barat, dimana saat itu Pelaku sudah sementara memegang pisau ditangan.
Pelaku saat itu langsung menuju kebangku belakang dimana anak SD yang bernama Naomi Pawali, saat itu pelaku langsung memutar wajah anak SD tersebut dan menggorokkan pisau yang sementara dipegang keleher Korban.
Perlu diketahui bahwa saat pelaku sudah berhasil melukai dan menggorok anak SD tersebut, Pelaku langsung mencari korban anak SD lainnya wholesale hockey jerseys China sehingga total korban sebanyak 7 orang dan saat itu pelaku juga berhasil melukai dengan menggorok leher para Korban.

Amukan massa rusaki sejumlah ruko pedagang di Pasar Sabu
Para siswa sekolah SDN 1 Sabu Barat langsung berhamburan keluar lingkungan Sekolah dan kebetulan disamping Lokasi SDN wholesale mlb jerseys 1 Sabu Barat kantor Koramil 1627/04-Sabu Raijua, saat mengetahui anak2 sekolah SDN 1 Sabu Barat tersebut lari berhamburan keluar Danramil Sabu Raijua Mayor (Inf) I Ketut Nesa langsung memerintahkan anggotanya TNI cheap nba jerseys untuk ke Lokasi SDN 1 Sabu Barat dan mengamankan pelaku,
disaat yang bersamaan sekira pukul 09.10 Wita anggota Polsek Sabu Barat dipimpin oleh Panit I Intel juga sudah memasuki cheap jerseys China area SDN 1 Sabu Barat dan langsung mengamankan dengan mengevakuasi Pelaku ke Kantor Polsek Sabu Barat.
Polsek Sabu Barat dibantu Koramil 1627/04-Sabu Raijua berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengumpulkan siswa sekolah pada kelas masing-masing untuk di data dan bagi siswa yang orang tuanya/Wali belum datang pihak Polsek Sabu Barat membantu mengantar siswa-siswi tersebut kerumahnya masing-masing.
Polsek sabu barat langsung berkoordinasi dengan polsek terdekat yakni Polsek Sabu Timur dan Polsek Hawu Mehara untuk melakukan tindakan pengamanan terhadap pelaku yg saat ini sudah diamankan di Polsek Sabu Barat.
Massa yang mengetahui dan mendengar kejadian tersebut langsung tersulut emosi dan secara berbondong2 mendatangi polsek dan meminta agar pelaku dikeluarkan dari ruang tahanan.
Pada pukul 10.00 Wita Wakil Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke, memasuki polsek Sabu Barat dan membantu Kepolisian untuk menenangkan https://www.wholesalejerseysup.com warga masyarakat yang sudah tersulut wholesale nhl jerseys emosi dan amarah.
Informasi yang dihimpun, bahwa sekira pukul 13.10, masa mendatangi polsek tempat diamankannya pelaku. Karena minimnya personil aparat keamanan, masa akhirnya berhasil mengadili sendiri pelaku penggorok leher siswa-siswi tersebut hingga tewas.
Sementara 7 orang pelaku lainnya saat ini juga sudah diamankan aparat setempat. Mereka ‎dibawa Ke Raijua untuk menghindari amukan massa.
 
Emosi massa terus tersulut, alhasil pasar di seputaran Kabupaten Sabu Raijua pun tak terhindarrkan dari amukan masa. ‎(red)
  • Berikut identitas korban :
1. Juniarto Ananda wholesale football jerseys China Apri Dimu
2. Naomi Oktoviani Pawali
3. Maria Katrina Yeni
4. Gladis Riwu Rohi
5. Dian Suryanti Kore Bunga
6. Alberto Tamelan
7. Aldi Miha Djami‎

Comments

comments

Baca Juga :  Pemkot Berharap Pengusaha dan Pekerja Tahu Hak dan Kewajibannya