Ketua Tim Penjemputan PMI Hadiri Simulasi Drill TFG

0
98

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Sebagai Ketua Tim Penjemputan Kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Komandan Kodim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P menghadiri Simulasi Drill Teknis Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka rangka penjemputan kedatangan PMI baik melalui Bandara El Tari maupun Pelabuhan Tenau di wilayah Kupang, bertempat di Posko Covid Kabupaten Kupang (Aula Kantor Camat Kupang Timur), Jln. Timor Raya Kel. Merdeka Kec. Kupang TimurbKab. Kupang, Kamis (04-06-2020).

Giat yang digelar di Aula Kantor Camat Kupang Timur, dihadiri oleh Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P., Sekda Kab. Kupang, Asisten I Kab. Kupang, Kasatpol PP. Kab. Kupang, Kadis Nakertrans Kab. Kupang, Kadis Kominfo Kab. Kupang, Kasat Lantas Polres Kupang, Dinkes Kab. Kupang, Pimpinan RSUD. Naibonat, BPBD Kab. Kupang, Binda, Dishub. Kab. Kupang, Polres Kupang, PLT Camat Kupang Timur, KKP, Dinas Sosial, para Pasi dan anggota Makodim 1604/Kupang.

Sambutan dari Sekda Kab. Kupang Obet Laha selaku Narasumber menyampaikan simulasi di atas peta yang sudah disiapkan oleh Kodim 1604/Kupang ini, kita semua harus perhatikan tugas masing-masing sehingga pada saat pelaksanaan nanti di lapangan tim kita sudah solid dalam bekerja dan kita bekerja dilapangan tidak saling menyalahkan satu sama lain. Saya harapkan apabila ada undangan kegiatan seperti ini semua yg terlibat harus hadir guna mengetahui tugas masing- masing nantinya di lapangan.

Baca Juga :  Jurnalis Peduli Bagikan Bibit Bawang kepada Petani Kawangu

“Disamping itu kita juga berusaha mencari data yg akurat terkait jumlah PMI yang akan kembali dan masuk ke wilayah Kabupaten Kupang,” ujarnya.

Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Simulasi Drill Teknis Tactical Floor Game (TFG) merupakan kesiapan dalam rangka rencana penjemputan kedatangan PMI melalui Bandara El Tari dan Pelabuhan Kupang. Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk menyamakan persepsi bagaimana cara bertindak anggota dilapangan, sehingga pada pelaksanaan nanti semua tim sudah mengerti tugas yang akan dilakukan nanti dan tidak terjadi tumpang tindih antar tim penjemput.

“Kegiatan teknik penjemputan PMI harus dilakukan koordinasi dengan Dinas Provinsi terkait, agar nantinya pada saat pelaksanaan tidak terjadi miskomunikasi SOP dilapangan,” himbau Dandim.

Lanjut Dandim 1604/Kupang juga menambahkan,selain itu Tactical Game Floor juga untuk mempermudah dalam memberikan gambaran kepada tim, sehingga seluruh tim yang terlibat dapat memahami tugas pokok, fungsi, dan perannya masing-masing.

“Harapanya dengan adanya kegiatan Tactical Game Floor ini, dalam rangka penjemputan kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) seluruh anggota dapat memahami tugas pokok, fungsi, dan perannya masing-masing untuk bekerjasama sebagai bentuk kesiapsiagaan apabila kedepannya terjadi hal yang tidak kita inginkan. (*/lya)

Baca Juga :  Rakyat Semau yang Menentukan Pilihan

Comments

comments