Ketua Umum LP3KD NTT Minta Dukungan Masyarakat NTT

0
995

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Ketua umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) NTT, Frans Salem meminta dukungan seluruh masyarakat NTT dimana saja berada untuk memberikan like atau jempol pada tayangan YouTube lagu daerah “Soka Seleng” LP3KD NTT karya Apolinaris Temy Tukan dan lagu rohani “Mari Masuk Rumah Tuhan LP3KD NTT. Dua lagu LP3KD di YouTube tersebut saat ini sedang mengikuti virtual choir festival sehingga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat NTT.

“Penilaiannya itu ada aspek teknis karena ada dewan juri tapi ada satu penilaian berdasarkan likes terbanyak. Jadi kami mengajak seluruh warga NTT, tidak saja untuk menonton tapi lebih dari itu me-like. Kasih jempol anda untuk kontingen NTT sehingga mudah-mudahan kontingen NTT bisa memenangkan virtual choir hari ini. Karena memang penilaian salah satunya adalah likes terbanyak. Kondisi hari ini kita sedang berada di posisi ke tiga. Posisi pertama ada Provinsi Jawa Tengah dengan 4900 yang sudah like, Provinsi Kalimantan Timur dengan 2900 yang like dan Provinsi NTT di urutan ketiga dengan 2700 yang like,” jelas Frans Salem kepada wartawan di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu (4/11/2020).

Baca Juga :  PT. Bumi Permai Nusantara Diduga Kerja Asal-asalan‎

Frans Salem didampingi Karo Humas Setda NTT, Jelamu Ardu Marius dan anggota LP3KD NTT lainnya, Sinun Petrus Manuk, Apolinaris Temy Tukan, Elly Djoka, Cornel Kiik dan Gusty Brewon menjelaskan, mestinya hari ini baru selesai diselenggarakan Pesparani ke-2 di Kota Kupang. Namun karena pandemi Covid-19 yang hingga hari ini belum ada tanda-tanda berakhir maka Pesparani Nasional ke 2 ditunda ke tahun 2021.
Frans Salem yang juga mantan Sekda NTT ini lebih jauh menjelaskan, untuk tetap memotivasi umat dan mendorong semangat umat untuk terus bernyanyi memuliakan Tuhan maka LP3K Nasional menginisiasi sebuah kegiatan yang disebut LP3K Nasional Virtual Choir Festival atau festival paduan suara secara virtual yang diikuti oleh seluruh Provinsi di Indoensia.

“Dalam perjalanannya ternyata hanya ada 27 Provinsi yang bisa siap karena ternyata festival ini cukup berat juga karena masing-masing orang merekam dirinya saat bernyanyi, kemudian di edit dan digabung menjadi satu sehingga pekerjaannya lumayan besar. Tapi kita bersyukur, untuk NTT tetap memegang semangat yang telah disampaikan, baik oleh Bapak Gubernur maupun Bapak Uskup. Bahwa persoalan kita bukan untuk tampilnya tapi pembinaan untuk bernyanyi,” kata Frans Salem.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Canangkan Zona Integritas WBK WBBM

Dikatakan, semula pihaknya berpikir bahwa NTT ikut maka nanti hanya mengambil pesertanya dari Kota Kupang untuk menyanyi kemudian direkam. Tapi dalam perjalanannya, LP3KD NTT malah memilih untuk mengambil dari 7 Keuskupan, dimana satu Keuskupan mewakili satu Kabupaten/Kota.
“Di Keuskupan Agung Kupang diwakili oleh Kota Kupang, Keuskupan Atambua diwakili oleh Kabupaten TTU, Keuskupan Wetebula diwakili oleh Kabupaten Sumba Barat Daya, Keuskupan Larantuka diwakili oleh Kabupaten Flores Timur, Keuskupan Sikka di wakili oleh Kabupaten Lembata karena kondisi di Kabupaten Sikka dan Keuskupan Ende diwakili Kabupaten Nagekeo dan Keuskupan Ruteng diwakili oleh Kabupaten Manggarai Barat,” terang Frans Salem lagi.

Frans Salem mengaku, pihaknya telah mengirim 2 lagu yakni lagu rohani dan lagu daerah. Kemudian sesuai petunjuk panitia nasional, ada sambutan Uskup untuk mengantar lagu rohani dan sambutan Gubernur NTT sebagai pengantar untuk lagu daerah Soka Seleng dari Kabupaten Lembata.

“Kita sudah mengirim ke nasional dan sudah ditayangkan sejak tanggal 29 Oktober lalu. Penilaiannya itu ada aspek teknis karena ada dewan juri tapi ada satu penilaian berdasarkan likes terbanyak. Jadi kami mengajak seluruh warga NTT, tidak saja untuk menonton tapi lebih dari itu melike. Kasih jempol anda untuk kontingen NTT sehingga mudah-mudahan kontingen NTT bisa memenangkan virtual choir hari ini. Karena memang penilaiannya salah satunya adalah likes terbanyak. Kondisi hari ini kita sedang berada di posisi ke tiga,” tambah Frans Salem. (lya)

Baca Juga :  Cosmas Lana Lantik Komisioner KPID NTT

Comments

comments